OtomotifZone-com – Wonogiri. Sebagai satu-satunya mekanik independent karena cuma Pak Dhe Ibnu Sambodo yang memegang Kawasaki di Indonesia di arena road race. Mekanik yang memulai generasi awal 4 tak di kancah balap indonesia ini mudik mengunjungi rumah tinggal kedua orang tuanya juga sama seperti Mas Waskito Ngubaini dan di daerah yang di apit pegunungan dan bukit di daerah Pucang, Ngreco, Tirtomoyo, Wonogiri.
Ya setelah dari rumah Pak Sri “Gandhoel” Hartanto OZ melanjutkan perjalanan ke wilayah yang lebih ke timur. Atas petunjuk Om Gandhoel kalau rumah Pak Dhe di dekat pegunungan timur Tirtomoyo katanya harus “Nyabrang Kali” atau menyeberang sungai benar-benar nyata. Bagaimana kalau banjir sungainya Pak Dhe.. “Ya harus muter ke utara atau ke selatan, lumayan jauh,” ucap Pak Dhe. Memang jauh, 5 sampai 6 kilometer ada bro.. Benar-benar salut, di desa jauh dari kota seperti ini ada engine builder yang mengantarkan seorang H.A Yudhistira Juara Indoprix 2012 dan Hadi Wijaya Juara Asia Road Racing Championship 2010 dan Gupito Kresna di tahun 2014 tahun kemarin diajang yang sama.

Sejuk dan dingin aroma desa yang jauh dari suasana wira-wiri kendaraan di depan bengel Kawasaki Manual Tech Jl. Kaliurang Km. 8,4. Ya ikut memanfaatkan moment lebarannya di kampung dengan hal yang pernah dilakoninya waktu muda. Jalan-jalan..
Jalan-jalannya keliling ke sungai jernih dekat rumahnya. Sungai sekaligus menjadi tambang batu dan pasir ternyata juga sebagai jalan adventure. “Sebelum ramai trail adventure saya sudah memulai waktu jaman sekolah. Pakai GL100 menyusuri sungai ini sampai ke pegunungan daerah Manggal dimana pusatnya batu akik jenis Fireoval di Indonesia,” tunjuk Pak Dhe saat jalan-jalan bersama Otomotifzone. Pegunungan diatasnya rumahnya Pak Dhe pusatnya akik hoee…..

“Ya kapan lagi bisa jalan-jalan seperti ini kalau bukan waktu lebaran, kalaupun pulang gak sempat muter-muter,” kata Pak Dhe setelah mencoba menyusuri sungai dengan motornya. Cerita unik pun teringat waktu jaman sekolah waktu Sekolah Menengah Pertama atau Smp. “ Kalau pulang sekolah sungai ini banjir saya gak bisa pulang. Tanya saja sama Pak Gandhoel,” terangnya kepada punggawa GRM Jogja yang masih family Pak Dhe. Prihatin sekali jaman sekolah..

Lebaran di kampung kesempatan sekali setahun untuk berkumpul komplit bersama keluarga Pak Dhe Ibnu Sambodo. “ Iya benar, jadwalnya memang bertemu sama sanak keluarga. Sama kawan-kawan lama waktu sekolah, kebetulan mereka mengadakan acara reuni SMP,” tutup Pak Dhe sembari siap-siap ke acara reuni. Begitu pula Otomotifzone yang sudah seharian bersama Pak Dhe dan hari sudah agak sore, maka kami pun sama-sama pamit untuk pulang.. Sampai bertemu di sirkuit Pak Dhe.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

