OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Savona Oky menjadi satu-satunya grasstracker diluar Jawa Barat yang mampu mengacak-acak dominasi pembalap tuan rumah Jawa Barat dikelas Senior. Grasstracker Jawa Timur yang dievent Norifumi JMR Segitiga Baja open grasstrack yang usai digelar Minggu kemaren (3/5) mengusung team Baja group vmx ahrs hra hogo Jmr hary Motor ini menyabet 2 motor sekaligus sebagai juara umum dikelas OMR Klx dan kelas 4T Senior dan Campuran Senior.
Grasstracker Jawa Barat sekelas Tommy Mj, Sandi Irawan, Irsan Alvario hanya mampu membututinya tanpa mampu mengasapi pembalap asli Tulungagung tersebut. Bahkan Chikal Faizal dan F Chimon yang sudah tidak aman dengan perolehan point juara umum lebih memilih event enduro yang digelar diwilayah Majalaya Bandung. Dikelas senior sebenarnya Sandi Irawan mempunyai peluang untuk merebut juara umum meski selisih point 28 dengan Savona Oky jika di 2 moto pembalap tulung agung terlempar dari persaingan dan pembalap MSA parungpanjang rc3 techno ims 67 ini menjuarai moto 1 dan moto 2, namun keperkasaan sang Savona Oky tidak terbendung dan melesat jauh meninggalkannya dan Sandy 122 hanya mampu membuntuti diposisi Runner Up di 2 Moto.

Pertarungan hidup mati dan race kelas KLX sebenarnya hanya milik 2 pembalap saja. sementara yang lain hanya menunggu peluang Savona dan Tommy tidak Finish, kenapa?? karena hanya selisih 1 point lebih unggul Savona Oky dari Tommy MJ praktis final ini mereka berdua yang berjuang mati-matian karena Irsan Alvario terpaut point 6 dari pemimpin klasemen sementara, disusul Miko januar dengan point sementara 33 dan Sandi Irawan punya tabungan point 30, sementara Savona Oky meraih 42 point disusul Tommy dengan 41 point.
Savona rupanya lebih cerdas membaca situasi ini, lepas start dengan panjang hampir 1oo meter ini menguntungkan dirinya dengan motor yang jauh lebih kencang langsung melesat jauh hingga ujung tikungan pertama dan lepas sudahhh… sementara pembalap Jabar harus bersaing dengan sesama pembalap tuan rumah sementara Savona Oky melenggang kangkung tanpa ada yang mengganggunya hingga finish, sementara Tommy MJ saingan terdekatnya hanya mampu finish diposisi 4 itupun dengan penuh perjuangan.

“Alhamdulillah saya bisa lepas dari tekanan kuat, karena saya satu-satunya pembalap luar Jabar dan memboyong 2 motor dikelas Senior dan KLX, ini berkah bagi saya bisa juara di luar wilayah sendiri, saya hanya ada 2 pilihan, kabur atau harus sabar dan hati-hati dengan menjaga point saja, karena saingan saya hanya Sandi Irawan dikelas Senior dan Tommy MJ dikelas Omr KLX, jadi saya harus bisa membaca situasi lawan sambil cari peluang bagaimana caranya agar kabur sekencang-kencangnya tanpa terganggu siapapun dan taktik itu jitu diterapkan disini, apalagi sirkuit ini tidak seperti sirkuit yang ada di Jateng dan jatim yang mengacu sirkuit MX, ya saya sih diuntungkan dengan kondisi sirkuit yang kurang begitu menantang”, jelas Savona.
Sangat disayangkan yaa, pembalap tuan rumah yang diisi pembalap senior yang sudah makan asam garam harus takluk hanya oleh 1 pembalap Jawa Timur, apa jadinya kalau kita bertempur dikancah nasional…??? PR berat bagi Pengprov dan pelaku grasstrack Jawa Barat.
Penulis :Edi Batrawan |Photo :Edmol




