OtomotifZone.com – Padang. Dag dig dug dirasakan oleh pebalap dan tim yang masuk dalam nominasi Superpole Underbone Sumatera Cup Prix putaran 4 (26/10) di Sirkuit NP Lanud Tabing Padang, Sumatera Barat. Sebab tim tim papan atas dan pebalap ternama masuk dalam 10 nominasi peserta Superpole.
Satu persatu pebalap dikeluarkan untuk mendapatkan waktu terbaik superpole. Semakin lama raihan waktu meningkat. Yang mana membuat pebalap sebelumnya dag dig dug rasanya. Dan orang terakhir adalah Richard Taroreh.
Di mana pebalap lain butuh 2 lap, Pebalap Papua Barat ini hanya butuh satu lap dan langsung sebagai yang tercepat. Meski sudah menjadi yang tercepat dan dipastikan sebagai peraih superpole, Richard tetap gas pol.

“ Memang sejak pertama datang di Padang dan saya tau ada Superpole saya ingin meraih itu. Lumayan mas bisa buat jajan. Ya kita makan soto mas mala mini pokoknya aman. Benar ini nanti saya ajak,” ujar Richard Taroreh langsung penulis temui.
Tapi Richard sendiri sempat curhat kepada penulis. Bahwasannya dirinya meraih hasil ini tidak mudah. Harus ada perjuangan yang dilakukan. Terlebih masalah pada motor terjadi. Akan tetapi Richard bisa menangani masalah itu semua.
“ Kenapa saya bisa lebih cepat dari kualifikasi mas. Karena saya melakukan perubahan mas pada motor. Ada setting di bagian pengapian dan naik gear satu mata untuk raih superpole. Sebab kalau kualifikasi itu saya main sekaligus setting mesin untuk race. Sebenarnya ada masalah pula pada motor saya karena rangka saya tidak center bekas jatuh kemarin,” tutup Richard.
Tapi semua bisa ditanggulangi oleh Richard. Dan dirinya bisa mengatasi dengan tenang masalah motor yang didapat. Namun penampilan Richard sungguh luar biasa. Kita tunggu saja apaka Richard bisa konsisten di race nanti. Tunggu update beritanya hanya di OtomotifZone.com .





