OtomotifZone.com-Malaysia. Pegokart Indonesia asal Riser Shadaff Motorsport menjadi momok bagi pembalap Asia lainnya dikelas DD2. Terbukti hingga seri 4 ajang Asia Max Challenge 2015 Senna SN nyaris tidak tersentuh dan terjamah dari tangga juara.
Ingin mengulang sukses yang diraih 2014, hingga seri 4 kemaren, Senna terus gasspol tanpa mengendurkan sedikitpun untuk menghindari lawan menyusulnya dan mengambil podium utamanya yang sudah sukses diraih hingga 3 seri sebelumnya.
Meski sempat Bete gara-gara susahnya memindahkan ke gigi 2 dan harus masuk pit di heat 1 dan akhirnya harus memulai heat 2 berada diurutan paling buncit bin bontot dari total 17 pegokart, lambat laun namun pasti akhirnya mampu finish diurutan pertama dan itu semua membuat geger Elite Speedway plus Circuit Sabtu-Minggu (13-14/6) kemaren.

Keberhasilannya dengan menyusul semua pembalap meski berada paling akhir membuat dirinya semakin ditakuti lawan saat race, sekaligus sebagai pembuktiaan dirinya sebagai pembalap dengan gelar juara sejati setelah lulus ujian start paling akhir finish paling awal. ajib kan broo…
“meski saya sudah menjuarai 4 seri dari 6 seri yang akan digelar, saya akan tetap push and push agar semua seri saya bisa sapu bersih, tidak ada kata main save dan relax, selagi kesempatan menang harus menang, itulah kompetisi, tidak ada kata juara 2 dan 3, semua punya tujuan yang sama, harus juara 1”, tegas mahasiswa Binus Jakarta.

Meninggalkan cukup jauh melvin Moh dari pesaing terdekatnya sebagai bukti Senna tidak mau tersentuh sedikitpun agar race tetap terjaga dan tahta juara jauh lebih aman. Kemenangan kemarin juga semakin sempurna setelah laga sepanjang 20 putaran disaksikan langsung ketua PP IMI Nanan Seokarna dan sekaligus menyerahkan trophy kepadanya atas undangan khusus Riser Shadaff Motorsport.
DD2 gelar yang diraih 2 x berturut-turut tidaklah mungkin, apalagi perolehan point sudah aman meski tetap harus tetap tampil allout di 2 seri sisa.
Maju terus Senn, pantang kendur..
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edmol




