OtomotifZone.com-Bandungan. Mengambil jatah sehabis lebaran pada seri 2 R9 Swallow Design One Kratingdaeng Indiel Grasstrack 1-2 Juli 2017 tidak bisa dikatakan kata-kata. To The Point saja, ora umum…!
Ora umum artinya tidak umum. Pasar senggol padat dengan lautan manusia. “Bagaimana penontonnya? Penontonnya luar biasa kali ini. Sirkuit nggak muat menampung pada hari Minggu. Total 8300 lembar karcis habis. Pembalap yang ambil bagian 380 starter. Rekor Gedongsongo..” ungkap Andreas Edward Indiel seperti bertanya tetapi di jawab sendiri.hehehe…

Luar biasa pokoknya. Sirkuit kali ini tidak cukup untuk menampung ribuan penonton. Tak terduga seperti nama group dangdut.
Efek Syawalan salah satu penyebabnya. Weekend kemarin adalah hari terakhir jatah cuti liburan bagi para pemudik. Di habiskan di sirkuit Gedongsongo, Bandungan sebagai penutup liburan dengan menonton balap sekelas Kejurnas ini.

Menyambung cerita penonton merambah ke pembalap. Pembalap semakin terpacu buat jaga posisi sampai jaga gengsi. ” Ada saya, Bebeto dan teman-teman Jabar nekat datang ke event ini. Datang pagi-pagi supaya tidak kena macet,” kata Hendra ML, mewakili rekan-rekan Jabar di Indiel Series ronde ke dua ini. Mereka punya poin sejak seri 1 karena saat itu dibarengi Kejurnas soalnya. Tanggung mau stop. Seri 2 ini pendaftaran gratis..

Panitia susah buat mengendalikan ribuan penonton yang mepet lintasan. Ruangan nggak muat. “Pas finish aku hampir nabrak penonton yang nyebrang !” cerita Akbar Taufan yang juara di kelas FFA Open. Mau di batalkan ya gak mungkinlah. Penonton pengen lihat aksi pembalap top.. hanya beberapa spot saja penonton yang mepet masuk line.
“Terimakasih dahulu kepada media yang sudah membantu preview untuk balapan kali ini. Terimakasih juga kepada seluruh pembalap yang begitu antusias sekali untuk hadir meramaikan. Juga kepada seluruh sponsor yang ikut membantu race di Gedongsongo. Next kita akan bertemu di sirkuit Regunung Salatiga,” tutup Pak Indiel. Wah… Prediksi ramai lagi disana…
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

