Beranda Headline Seri 2 Kejurda Grasstrack IMI Jateng, Regulasi Bebek Standar Gagal?

Seri 2 Kejurda Grasstrack IMI Jateng, Regulasi Bebek Standar Gagal?

0
2058
Kelas bebek standar, gagal terapkan regulasi baru?
Kelas bebek standar, sata-rata pakai jok kecil. Kalau mereka di diskualifikasi, peserta gak ada.

Otomotifzone.com-Manisrenggo, Klaten. Regulasi bebek standar saat Seri 2 Kejurda Grasstrack Jawa Tengah 2015 bertempat di sirkuit Sukorini, Manisrenggo, Klaten 02/03 Mei 2015, sepertinya gagal mengikuti aturan. Aturan yang paling rame adalah bentuk jok motor yang harus menyerupai standar. Itu yang paling santer terdengar. Tapi pada akhirnya banyak peserta dari Jateng yang mundur mengikuti Kejurnas Grasstrack seri 1 di Bondowoso kemarin. Seperti Dedi Brekele atau Ganang Ap. “Regulasinya kaya gitu aku gak ikut mas,” ungkap Ganang AP, pembalap asal Klaten yang bergabung Mutiara Karaoke Malabar Semarang. Yo jelas lah dia gak ikut, rangka sudah jadi seperti umumnya di kelas bebek standar. Kalau harus berbentuk menyerupai jok standar harus merubah rangka. Takutnya jauh-jauh kesana kena diskualifikasi.

Sydah nyaman dengan jok yang mudah di ajak manuver.
Sydah nyaman dengan jok yang mudah di ajak manuver.

Bagaimanapun dari IMI Jateng regulasi itu sepertinya tak akan berjalan. “Kalau dipaksa gak ada yang ikut, mayoritas sudah seperti ini. sudah nyaman yang seperti ini. Kalau sekarang di terapkan sudah pasti banyak yang gak ikut,” yakin Alif Agus Yasin, dari IMI Jaeng yang menjadi pimpinan lomba. Di benarkan Andreas Indiel, pak Indiel yang kali ini jadi juri teknik seirama dengan kalimat Alif Agus Yasin. “Sirkuit grasstrack sekarang sudah hampir mirip Motocross. Kalau harus memakai jok seperti aslinya pasti banyak yang gak enak. Karena model jok terlalu lebar. Kurang enak, bener. Jok kelas bebek standar yang sekarang ini dirasa sangat nyaman sekali,” ucap Pak Indiel. yang penting mesin standar-ndar aja gimana pak?

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses