OtomotifZone.com-Kroya. Judulnya seperti dagelan bahasa jawa ya.. Lali Rupane, eling rasane atau lupa wujudnya ingat rasanya. Tapi di seri ini kebalikannya. Ingat tempatnya lupa rasanya. Apa yang terjadi? Jelaslah sirkuit ini sudah dipakai saat seri 2 lalu, ingat tempatnya. Yang jadi beda rasa beberapa bagian sirkuit tanahnya mabrut karena hujan. Becek-becek gitu lah.. kontur tanah juga sedikit berjerawat dan bisul. Ini yang bikin strategi matang sebagian pembalap gak jadi diterapkan. Pikirnya line sudah apal karena sudah pernah disini. Ternyata berubah wujud..

.“Settingan sudah punya datanya, kalau line benar-benar beda. Tapi hanya beberapa jalur saja.” kata Rizky HK yang menjadi juara Power to Power hari sabtu (28/11) hasil “Hutang” seri 3 Kediri kemarin.

Sama yang di utarakan Edi Aryanto. “Cara balap kemarin tidak bisa di terapkan. Dulu bisa ambil beberapa jalur selepas R1. Tapi kali ini harus dulu-duluan masuk line yang kering,” kata pembalap bernomer 94 tersebut.
Jumpingan sebelah pojok selatan ternyata sedikit dirubah. Di beri tambahan agak tinggi. Ulasan OtomotifZone beberapa waktu lalu yang mengatakan ada perubahan sirkuit ternyata belum jadi. Sirkuit diguyur hujan terus. “Sebenarnya lokasi yang hancur mau di benahi. Tapi kondisi sirkuit tanahnya jeblok. Alat berat gak bisa masuk, takutnya malah jadi rusak sirkuitnya,” info dari Ismet yang wakil Bintang Romadhon yang mengurusi sirkuit.

Hari ini hanya kelas lokal dan Power to Power “Hutang” seri Kediri. Besuk sirkus sebenarnya baru akan dimulai. Masih ada kesempatan penonton melihat aksi enduro puluhan jagoan grasstrack tanah air. Come on Seri 4 Kejurnas Powertrack sirkuit Bintang Motor Kroya, Cilacap.
Penulis : Hafid

