Beranda Racing Roda 2 Grasstrack Seri 5 Kejurnas Grasstrack Region 2 Wonosobo, Harus Bagaimana Biar Ramai Lagi?

Seri 5 Kejurnas Grasstrack Region 2 Wonosobo, Harus Bagaimana Biar Ramai Lagi?

0
4503

OtomotifZone.com-Wonosobo. Seri 5 Kejurnas Grasstrack Region 2 sirkuit Taman Fatmawati Wonosobo 29-30 September 2018 seperti kisah kelanjutan seri 4 lalu dimana peserta grasstracker terbaik Kejurnas sepi lagi tak ada yang berminat hadir. Segala upaya untuk panitia maupun IMI sudah menjalankan prosedur seperti biasanya tetap kalah dengan kemauan para pembalap yang punya potensi meramaikan acara di Kejurnas. Mungkin seri ini makin kosong kala beberapa senior sudah pergi duluan sebelum Kejurnas datang. Banyak yang transmigrasi ke luar pulau untuk cari start money yang bisa di bilang sangat menjanjikan.

Senior terlihat hanya Nico Cp saja yang datang. Junior juga cuma satu pembalap untuk coba hadir tetapi tidak bisa start karena kuota tak memenuhi syarat. Hanya pemula saja yang coba konsisten itupun cuma Inggil Bernaditus dan Fitra NY di kelas Bebek Standar Pemula baik di kelas 110cc dan 125cc.
Ya inilah permasalahan di Grasstrack Region 2 ramai hanya seri awal saja. Terhitung pembalap komplit hanya sampai seri tiga saja. Seri 4 di Salatiga senior hanya trio Jateng dan junior tak ada yang daftar akhirnya kedua kelas ini batal pentas karena kekurangan starter.

Untuk Seri 5 ini panitia sudah all out luar dalam mulai penataan trek yang di rasa sudah standar Kejurnas. Jadwal juga susah sesuai scedule. Apa mau di kata, greget Kejurnas sedang ada di zona lesu. Pembalap lebih memilih cari uang di event luar.
Sebenarnya ada beberapa sebab kemana pembalap senior khususnya tak hadir kemarin. Kalau OZ boleh prediksi yaitu jadwal setelah Kejurnas ini ada final Powertrack di Bali. Pasti untuk prepare sangat terbatas apalagi team Jabar. Begitu juga team-team dari Jateng sendiri. Lebih baik jaga mesin buat final. Makanya dari pada nggak balap mereka ambil job luar pulau yang tinggal gas motor di sana. Rencana tinggal rencana ternyata jadwal mundur dari agenda malahan.
Itu menurut OZ, teman lain mungkin punya asumsi lain tentang hal ini. Akbar Taufan pun sebenarnya siap gas mengingat kontraknya dengan sponsor dia gas Kejurnas, Powertrack dan Indiel Grasstrack. Sudah mendapat kabar bahwa senior tak hadir dia stay di rumah saja.
Kedua juga waswas kalau kejadian seri 4  lalu terulang lagi. Sudah sampai sirkuit peserta kurang kuota, hanya tiga senior saja. Minimal empat pembalap baru bisa start. Di kelas Bebek Standar 110cc Pemula juga hampir batal start karena cuma ada Inggil dan Fitra NY doang. Karena pemula banyak yang nggak punya motor 110cc. Akhirnya demi kelancaran kelas ini di bisa start setelah panitia dan RC membuat kebijakan pembalap pemula dengan motor 125cc ikut di kelas 110cc dan di beri hadiah sampai urutan 5 dengan syarat hanya Inggil dan Fitra NY saja yang pointnya di hitung. Sedangkan Bebek Standar 125cc Pemula ada 6 starter cukup untuk dijalankan.

Mbah Sabar dari Fantera EO lokal yang mengambil jatah seri 5 ini pasrah. “Persiapan Kejurnas sudah satu bulan, pembuatan sirkuit juga di buat semaksimal mungkin. Dengan absennya beberapa senior ya agak kecewa. Yang penting tugas kita jangan mengecewakan pembalap yang hadir,” komitmen mbah Sabar dari Fantera Wonosobo.

Mbah Sabar, Tetap komitmen jangan kecewakan pembalap yang sudah hadir.

Salah satu promotor kawakan kota dingin ini tetap berikan hadiah full tanpa potong sana sini. Di cari obat mujarap atasi redupnya pamor Kejurnas Grasstrack Region 2.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses