Beranda Dealer Setelah di Ekspor ke 41 Negara, Tahun Ini Sepeda Motor Suzuki Akan...

Setelah di Ekspor ke 41 Negara, Tahun Ini Sepeda Motor Suzuki Akan di Ekspor ke Korea dan Bangladesh

0
760

OtomotifZone.com – Jakarta. Torehan positif juga diraih Suzuki di pasar ekspor sepanjang tahun 2018. Dengan total tujuan ke 41 negara, sebanyak 183.434 unit kendaraan telah dikapalkan dalam bentuk utuh dan terurai (CBU dan CKD), pertumbuhan total ekspor ini meningkat 62% dibandingkan tahun 2017.

Hingga akhir 2018, Suzuki telah mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU, capaian ini naik signifikan dibandingkan tahun 2017 sebanyak 25.586 unit. Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 87.600 unit

Kontribusi terbesar disumbang oleh GSX Series, dengan jumlah 20.548 unit. Hasil ini melonjak tajam 55,2% dibanding tahun 2017. Di model lain, Address turut menyumbang 16.386 unit, dan NEX II yang baru diperkenalkan pada April 2018 lalu pun telah berkontribusi positif dalam ekspor dengan jumlah 10.413 unit sepanjang 2018

Keberhasilan ini tentunya membuat Suzuki semakin terpacu bisa menambah devisa bagi Indonesia, dengan melakukan ekspansi ke Korea dan Bangladesh hal tersebut diungkapkan Department Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor, Hady Surjono Halim, kepada wartawan bahwa Korea Selatan dan Bangladesh merupakan negara tujuan ekspor baru untuk produk sepeda motor Suzuki.

” Tahun 2018 kemarin kita meraih penghargaan dari Kementerian Perdagangan RI melalui Primaniyarta Award 2018 untuk kategori extra performance, maka dari itu di 2019 ini kita akan ada penambahan pasar untuk sepeda motor ke Korea dan Bangladesh.” kata Hady di Jakarta, Senin.

Hal ini akan diperkuat dengan perluasan jaringan penjualan dan penetrasi pasar agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen untuk memiliki sepeda motor berkualitas dan terjangkau.

Soal Ekspor sendiri Suzuki Indomobil Sales menargetkan penjualan CBU dan CKD sampai 200.000 unit

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses