Balap Oke, Harian Lebih Mantab…
OtomotifZone.com – Wow… maraknya balap motor matic di Indonesia membuat semua mekanik berlomba-lomba meriset mesin secepat mungkin. Cuma, sayangnya yang namanya variasi balap harganya cukup mahal. Hmmm… gak perlu pusing deh mikirin harga sok variasi balap untuk mio yang harganya selangit. Sudah pasti yang namanya balap butuh rebound sok yang lembut, agar saat digeber pada RPM tinggi kondisi motor tetap stabil. Jangan di buang tuh sok bawaan Mio atau malah digadaikan buat nambahin beli sok racing… gak perlu sampai kayak gitu kalee! Yang ada malah pembengkakan biaya. Sok bawaan mio juga masih bisa dirubah reboundnya menjadi lembut.
Solusi sederhana nan hemat ini muncul dari otak cerdas Starko mekanik Sapi Balap Internusa Starco Racing Team Purwokerto. Untungnya Starko gak pelit ilmu, buktinya doi mau berbagi sedikit ilmunya. “Selanjutnya tinggal dikembangkan sendiri dong… he…he…” canda Starko asli wong mbanyumasan. Sebenarnya Starko mempunyai dua resep racikanya untuk balap dan untuk dipakai harian. Makanya Starko pengin berbagi tips dengan OtoZoners mengenai seting rebound sok belakang Yamaha Mio. Mari kita coba jabarkan satu persatu…
Langkahnya gampang banget sob, tinggal ganti oli sok dengan grease yang biasa digunakan untuk pelumasan CVT matic atau bisa juga meramu oli sok dengan oli mesin. Tentu saja untuk memasukan ramuan pelumasan kedalam tabung sok belakang ada beberapa langkah yang harus dilewati. Yang pertama adalah membongkar sok belakang, Kemudian batang sok dan as dibuka setelah itu dibersihkan agar tidak ada kotoran didalamnya. Oia… termasuk oli yang ada didalamnya juga dikuras sampai bersih.
“Nah sekarang tinggal mengganti seal as dengan seal buatan sendiri dari besi cor yang dilapisi teflon” jelas Starko. Jangan lupa sob sebelum Teflon ditempelkan terlebih dulu dibuatkan untuk jalur sirkulasi kira-kira 5 mm serta dibuatkan lubang 4 titik dipinggirnya. Hal ini dilakukan karena cairan grease lebih padat agar bisa menahan tekanan yang lebih besar maka seal diganti dengan besi cor.
Gampang kan…? Langkah terakhir adalah memasukan grease pelumasan CVT kedalam tabung sok belakang. Banyak dan sedikitnya tergantung kebutuhan. “Harus disesuaikan pula dengan berat badan pembalap atau sesuai keinginan pembalap” ungkapnya lagi. Untuk mengejar rebound yang lebih lembut lagi bisa saja. Caranya adalah dengan memperbesar lubang diameter baru yang dibuatnya sekitar 3 mm.
Sebenarnya setingan ini juga bisa dipakai buat harian, namun Starko menyarankan kalo buat harian mending pakai ramuan oli sok dan oli mesin saja. “Karena motor harian kan gak selalu mengendarai sendirian kadang berboncengan dengan teman atau pacar, berarti kekuatan reboundnya berubah pula” jelas Starko. Caranya sama saja, kalo yang ini sama sekali tidak menggunakan grease cukup pakai oli sok kemudian dicampur dengan oli mesin yang mempunyai kekentalan lebih. Soal hitunganya pun disesuaikan dengan kebutuhan pengendara, kalo untuk mengejar rebound yang pas-pasan untuk Mio biasanya 1:2 artinya 1 ml oli mesin dicampur dengan 2 ml oli sok. Gak perlu cemas menghadapi tikungan yang bergelombang, dijamin stabil deh. Beres kan… (Penulis & Foto : Uung Feri)
Bengkel :
Starco Racing
Kebanggan, Sumbang Purwokerto
Telp. 0281-5775930 / 08122786263

Komentar ditutup.