OtomotifZone.com-Austria. Ducati memamg raja di sirkuit Spielberg sejak 2016. Walau kecolongan dua kali oleh sang tuan rumah yaitu KTM. Namun aroma Ducati sebagai dominator sejak era Ianonne bergabung. Dovizioso pembalap Ducati yang sudah memegang juara tiga kali di sirkuit full speed ini. Lainnya di bagi kepada Andrea Ianonne, Jorge Lorenzo dan Jorge Martin.
Beberapa balapan terkahir secara tak terduga Ducati mendapat tekanan tak di nyana. Terbantu faktor cuaca yang mendadak berubah menjelang race membuyarkan konsentrasi mereka. Tentu tiga pembalanya sudah siap-siap dan antisipasi pada balapan yang sebentar lagi akan di jalankan ini.
“Itu pasti hari yang luar biasa. Saya melakukan lap yang bagus, bukan yang sempurna, tapi itu cukup untuk pole position. Saya telah merindukan perasaan ini selama beberapa tahun dan senang bisa kembali ke situasi ini. Saya mulai menunjukkan performa terbaik saya juga pada hari Sabtu, meskipun saya masih lebih seperti hewan ras. Kami bekerja dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan di awal tahun, atmosfer dalam tim sangat bagus dan itu pasti membantu. Kami akan memulai di depan semua orang dan besok kami akan membidik puncak.” kata Bastianini.
Gresini Racing yang banyak di suppport produk dari Indonesia ini berubah drastis usai bergabung Ducati. Sayang Bestia kurang konsisten. Dia sudah mengemas tiga kemenangan namun banyak out dari tiga besar. Konsistensi balapan nanti menjadi harapan Gresini Racing untuk menuai point besar.
Francesco Bagnaia sedang on fire. Sama seperti Bestia yaitu hasil final di harapkan bisa keluar sebagai juara. Power Bagnaia kadang susah di tebak karena faktor apes.
Yang pasti kita menunggu siapakah yang bakal menjadi kuda hitam penantang Ducati di Spielberg. Sirkuit berubah dengan adanya chicane baru penghambat Power Ducati. Tapi nyatanya mereka tetap kencang. Aprilia dan KTM wajib di incar gerak-geriknya.
Penulis : Hafid | Foto : MotoGP




