Beranda Headline Silvano Christian Juara Senior Max RMC 2014 Meski Sempat Tertunda

Silvano Christian Juara Senior Max RMC 2014 Meski Sempat Tertunda

0
767
Silvano Christian Juara Senior max meskipun sempat tertunda
Silvano Christian Juara Senior max meskipun sempat tertunda
Silvano Christian Juara Senior max meskipun sempat tertunda

OtomotifZone.com-Sentul Bogor. Ketatnya persaingan Senior Max RMC Indonesia 2014 sudah terendus sejak awal dengan hanya selisih 1 point hingga seri 4 dan tambah semakin ketat dan tegang saat seri 5 yang merupakan seri pamungkas gelaran Rotax Max Indonesia 2014 yang digelar Minggu (28/9) berakhir dramatis.

Persaingan seru antara Silvano Christian dengan Julio Prost di Final berlangsung ketat dan menegangkan…OZ melihat ada 3 kali kejadian yang cukup mendebarkan, pertama saat start persaingan sudah jelas terlihat dimana sama-sama berusaha untuk lepas di tikungan pertama meninggalkan jauh rivalnya membuat Silvano merumput sebentar dan sempat tertinggal dari rombongan terdepan, kejadian kembali terjadi di tikungan post 11 dimana keduanya saling ngotot dan keduanya merumput tapi tidak makan rumput karena sudah habis tergerus dan terbabat ban dan yang ke tiga ketika terjadi saling tempel di pos 5 dan kesempatan Silvano mengambil posisi Julio hanya mungkin bisa dilakukan di situ dan membuat gokart Silvano naikin bamber pembalap MBG…. perjuangan dan persaingan sudah selesai….. belum kisanak and brosis…

Perolehan Point hingga babak akhir menunjukan angka yang sama diangka 420 point…disinilah letak awal polemik, bingung, galau, kusut dan bermasalah siapa yang berhak menyandang juara Umum dan meraih tiket Senior Max Rotax Dunia Spanyol November mendatang. Ricky Sitompul selaku Racing Commentator sudah membacakan Official Final Result Overall Champion diajang RMC dimana Ananda Julio Prost dari team MBG racing team Kalteng menjadi juara umum Senior Max….

Silvano berjuanga keras tampil Allout untuk menjadi juara sejati
Silvano berjuanga keras tampil Allout untuk menjadi juara sejati

Naiknya Julio ke tangga Juara sebagai penyandang juara umum hanya berselang 16 kemudian OZ mendapat informasi bahwa yang menjadi juara umum Senior Max adalah Silvano Christian bukan Julio Prost.

“ini memang kesalahan kami selaku OC ketika menghitung history kejuaraan round by round, kedua pembalap memang pernah menyabet gelar juara 1 sekali, dimana Silvano menjuarai 4 dan julio juara di seri 2. Silvano runner Up 2 kali diperoleh di seri 2 dan seri 3 sementara Julio hanya meraih 1 runner up diseri 4, saya sudah sampaikan kesalahan ini kepada pihak MBG melalui pa Hady Prost dan semuanya Clear jadi RMC 2014 kelas Senior dipastikan penggenggam Tiket Spanyol adalah Silvano” terang Ade s selalu penyelenggara kegiatan RMC ini.

Untuk lebih menyakinkan OZ mendapat informasi yang hakiki dan haqul yakin penulis menghubungi mantan ketua Pengprov IMI Jabar 2 periode Oke D Junjunan selalu Promotor dan prinsipal Rotax Indonesia. “Sebetulnya di buku pintar (PUP) yang sudah dibagikan kepada peserta harus dibaca sepenuhnya, karena penyelenggaraan ini kami mengaku pada peraturan penyelenggaraan kejuaraan dunia, Buku Putih PP IMI dan Supplementary Regulation yang dibagikan, tapi OC memang ada kesalahan dalam melihat itu, tapi inilah keputusan akhir yang tidak bisa diganggu gugat sesuai aturan yang ada dan semua bisa menerima dengan lapang meskipun ada pihak yang dikecewakan, mengenai Para juara Senior yang tidak naik podium itu juga merupakan pelecehan karena tidak menghargai, baik diri sendiri, para pemenang dan juga penyelenggara yang sudah menyiapkan, ini akan menjadi catatan kedepan akan dipertimbangkan masuk dalam aturan tambahan” jelas Oke D Junjunan ditempat terpisah.

Sebetulnya OZ sudah mendapat informasi bahwa Juaranya adalah Silvano jelang tengah malam dari komunitas Karting namun OZ tidak berani untuk dijadikan patokan karena masalahnya sangat sensitif dan takut membuat polemik baru. Memang jadi terlambat tapi lebih baik daripada ditembak.. eh disalahkan.

Ananda Julio sempat dinyatakan sebagai juara Senior Max dan akhirnya dianulir karena OC salah menghitung history point per point juara
Ananda Julio sempat dinyatakan sebagai juara Senior Max dan akhirnya dianulir karena OC salah menghitung history point per point juara

“kami merasa dilecehkan harga dirinya dengan kesalahan pihak panitia, anak kami Julio sudah dipermalukan secara Psikologi, kalau memang panitia ragu untuk memutuskan siapa yang pasti juaranya, harusnya tahan dulu jangan gegabah dan menentukan siapa juaranya, kan semua media melihat dan mengabadikan, komunitas gokart juga menyaksikan, panitia sangat sangat tidak konsisten dengan ini semua, OC pun saya yang hubungi lewat telepon setelah saya mendapat SMS dari Ade (Ketua penyelenggara), saya mau bicara apa dengan anak saya???? coba panitia Jelaskan langsung kepada anak saya” kecewa A Hadi Prost manager MBG Racing team dan juga sang ayahnya Julio prost.

Masalah ini juga sebelumnya sudah didiskusikan dengan Pery Martono dan komunitas karting saat jamuan makan malam atas kemenangan David Sitanala dikelas Junior di sebuah rumah makan di Sentul. ” ini adalah kejadian yang pertama kalinya kita jumpai di gokart Indonesia dimana saat akhir klasemen mempunyai point yang sama, berarti kita harus melihat dari history rangkaian kejuaraan, siapa jura yang paling banyak di tiap serinya, kalau juara satunya sama kita menghitung juaranya 2 ny, kalau masih sama kita harus menghitung juara 3 nya kalau itu masih sama kita harus melihat hasil dari pre Final seri akhir, semua sudah diatur semuanya” tegas Ayahnda Presley Martono.

Mari….kita harus saling terbuka dan saling koreksi agar kedepannya Dunia karting Indonesia semakin maju dan berkembang bukan malah menukik ditinggalkan komunitasnya……

Selamat untuk Silvano dan Semangat untuk Julio….’

Penulis : Edi Batrawan | Foto : Edi Imola, HS