Sirkuit Cibatu Majalengka Merana Bak Jomblo Kena PHP Mantan

760
sirkuit Cibatu Majalengka dari atas

OtomotifZone.com – Majalengka. Rasanya bangga menjadi warga otomotif Jawa Barat, bertambahnya sirkuit permanen Cibatu Majalengka menjadi semangat dan harapan baru local hero bermunculan, namun kenyataanya seperti Jomblo merana ditinggal mantan.

2012 Sirkuit ini lahir dari semangat para pecinta otomotif Majalengka dan disambut oleh Pemda Majalengka dan lahirlah sirkuit permanen diwilayah Cibatu Majalengka, namun hampir 8 tahun berjalan sirkuit ini seolah menjadi hamparan lahan kosong tak bertuan, 1 tahun 1 event pun tidak ada, karena sejak berdirinya sirkuit ini baru digelar 5 event, 1 diantaranya Kejurda IMI Jawa Barat medio Juli tahun 2019, selebihnya digelar club event.

Sirkuit Majalengka
Pohon dan rumput liar menutupi sisi sirkuit

Sebetulnya sirkuit ini pernah sempat mendapat angin segar setelah IMI Jawa Barat periode 2012-2016 sebagai regulator mengadakan track inspection dan setelah melihat secara menyeluruh, ada beberapa catatan agar sirkuit tersebut bisa berfungsi maksimal, dan keluarlah hasil TI, dimana ada beberapa perubahan dan penambahan lebar layout track karena faktor safety, namun setelah TI keluar dan direkomendasikan kepada Pemda Majalengka, sikuit ini tak kunjung difungsikan, justru yang ada hanya dipakai sebagai padang sabana kambing dan sapi memanen rumput hijau yang membentang dan hampir menutupi bibir lintasan.

baca juga : http://otomotifzone.com/siapa-bilang-sirkuit-permanen-cibatu-majalengka-tidak-layak-gelar-road-race/

Pun hingga 1 tahun lamanya sirkuit ini tetap selaksa Jomblo yang mendapat PHP sang mantan, tidak ada kejelasan, digantung tanpa alasan yang jelas hingga akhirnya pada bulan Juni 2017 silam, komunitas otomotif Majalengka berkumpul dan “protes ” membuat satu keputusan agar sirkuit tersebut difungsikan kembali dan akhirnya lewat mediasi yang diakomodir Dispora, sirkuit Cibatu kembali difungsikan sebagai sarana latihan, dan akhirnya setelah itu dipake untuk kegiatan resmi sesuai rekomendari IMI Jawa Barat.

Baca juga : http://otomotifzone.com/komunitas-racing-majalengka-tuntut-sirkuit-cibatu-difungsikan/

Sirkuit Majalengka
Pembalap lokal Majalengka tetap latihan

Hingga terakhir sirkuit sepanjang lebih kurang 1300 meter ini digelar event bulan September 2019 silam, hingga penulis mengunjunginya Minggu kemaren (6/12) kondisi sirkuit kebanggaan kabupaten Majalengka ini tidak terurus, aspal yang sudah mulai mengelupas hampir diseluruh lintasan, 2 bangunan tribune yang diresmikan 2015 ini sudah mulai tampak kusam karena bocor dan belum beratap hingga tumbuhnya ilalang dan pohon liar yang menutupi seluruh sisi lintasan dan beberapa titik menghalangi pendangan mata karena tingginya pohon liar yang tumbuh subur.

Sirkuit Majalengka
Permukaan aspal mengelupas

Pembalap pun tampak tidak bisa allout membejek gasnya saat latihan, karena banyak pasir dari sisa-sisa aspal yang terangkat, dan benar, OZ mengelilingi satu putaran dengan jalan kaki, nampak jelas banyak lobang disisi kanan kiri, terutama dibagian tikungan. Ketika penulis mencari informasi A1, ternyata status sirkuit ini masih mengunggu beresnya tukar guling lahan, karena masih belum ada kesepakatan antara pemilik lahan (desa) dan pemerintah kabupaten Majalengka, infonya setelah masalah ini selesai, sirkuit ini akan kembali diperbaiki, itupun sangat berharap jika ada investor yang berminat.

Sirkuit Majalengka
Rimbunya rumput liar

Sedih lagi..? jangan juga menyerah, kondisi pandemi seperti ini pemerintah juga sedang konsentrasi penanganan Covid19, namun para pelaku otomotif juga tidak menuntut terlalu banyak kecuali hanya perbaikan penambalan sirkuit yang logak-logak, mengutip ucapan pembalap lokal Majalengka.

Semua bisa menahan diri, namun adrenalin tidak bisa ditahan, kira berdoa bersama pandemi ini segera berlalu, dan sirkuit ini segera bertuan secara utuh, diperbaiki dan difungsikan kembali.

Maju terus otomotif Majalengka.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : OZ