OtomotifZone.com – Bandung. Sirkuit keras dan licin mewarnai gelaran bertajuk Open Grasstrack Bakti Sosial pada Hari Minggu (24/8). Gelaran yang berlangsung di tanah Desa Cikalong ini menguras tenaga para pembalap grasstrack. Pasalnya, tanah lintasan Sirkuit Legok Senang permukaannya sangat keras sehingga menyulitkan handling para pembalap.
Nampak motor pembalap oleng karena permukaan yang keras serta bergelombang. Seperti yang disampaikan salah satu pembalap grasstrack Lutfi Petrik, yang menjelaskan keadaan sirkuit. “Permukaan yang keras membuat cepat lelah,” jelas pembalap yang akan mewakili Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON), menggunakan Special Engine (SE).
Pembalap harus ekstra mengerahkan kemampuannya dalam mengendalikan laju motornya. Suspensi yang mupuni bisa membantu pembalap agar energi tidak terlalu terkuras. Selain harus ekstra mengeluarkan energi, para pembalap harus fokus pada lintasan karena kondisi lebar yang menciut. Untuk lintasan selepas start, pembalap dimanjakan dengan lebarnya lintasan.
Tapi lintasan berikutnya, pembalap harus lebih fokus karena lintasan menyempit sehingga sulit untuk mendahului. “Susah untuk menyalip, jadi start harus sebaik mungkin,” jelas pemilik nomor 31 Lutfi Petrik.
Lintasan yang mengeras ditambah adanya bekas alat berat menjadikan pembalap harus kuat fisik. Terutama area start yang menjadikan track bumpy. Sehingga motor pun menjadi oleng saat pembalap memacu laju motornya dengan kecepatan tinggi.
Cuaca langit Sirkuit Legok Senang yang cerah semakin menambah keras lintasan sepanjang kurang lebih 800m. Panasnya cuaca, membuat para pembalap terkuraa energinya. Semakin siang debu mulai muncul di sebagian lintasan karena tanah yang keras dan mulai hancur oleh ban para pembalap. Namun munculnya debu tersebut tidak mengganggu pembalap untuk terus memacu motornya agar menjadi yang tercepat di kelasnya.
Sengitnya persaingan di lintasan membuat penonton yang memadati setiap sisi sirkuit dadakan berteriak histeris. Penonton saling memberikan semangat pada masing-masing pembalap idolanya. Aksi-aksi yang ditampilkan para pembalap membuat ribuan pasang mata tidak lepas dari lintasan dimana para pembalap sedang bersaing ketat. Tepuk tangan riuh terdengar saat pembalap idola melintas di hadapan para penonton.
Penulis : Yeyep | Editor : Suhendri Wibowo | Foto : Yeyep




