OtomotifZone.Com – Tasikmalaya. Sirkuit licin membuat mekanik melakukan seting ulang motor pada gelaran Grasstrack Wakap Championship 2022, Sabtu-Minggu (5-6/2/2022). Pasalnya cuaca berubah menjadi hujan, sehingga sirkuit yang memiliki panjang kurang lebih 800 meter tersebut membuat pembalap kewalahan.

Mekanik pun menyeting motor agar para pembalapnya menjadi yang tercepat di Sirkuit Cicareuh Desa Wakap Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Seperti yang disampaikan salah satu mekanik dari Tim Shafira Mart Sae Baja Mimaxi dengan pembalapnya Lutfi Petrik, Gozim.
“Karena hujan dan sirkuit menjadi licin, seting motor harus menyesuaikan agar pembalap tidak kerepotan,” ungkap Gozim. Setingan yang dilakukannya, menurut Gozim membuat asupan bahan bakar menjadi lebih kering, yaitu dengan mengganti pilot jet dan main jet. “Kita seting karburator agar menjadi lebih kering, agar komposisi pengkabutan bahan bakar menjadi lebih kering atau irit,” jelasnya.
Selain melakukan seting ulang pada pengkabut bahan bakar atau karburator, para mekanik salah satunya Gozim melakukan pengurangan tekanan angin. “Selain karbu, tekanan angin pada ban depan dan belakang juga dikurangi, agar meningkatkan traksi pada track,” ungkap Gozim.
Penonton Teriak
Sirkuit licin membuat gelaran semakin menarik untuk terus disaksikan, bahkan kerap terdengar teriakan dari para penonton yang memadati sirkuit. Sehingga sirkuit yang berada di tanah milik Pemerintah Desa Wakap pun semakin meriah dan semakin seru.
Teriakan penonton itu pecah diantaranya saat pembalap pujaannya melintas dan bersaing sengit beradu posisi dengan pembalap lainnya. Selain itu teriakan penonton kembali terdengar saat pembalap mengalami crash saat berduel untuk menjadi yang tercepat.

“Pokoknya seru, seperti hilang masalah saat berteriak melihat pembalap pujaan saya jadi yang terdepan,” jelas salah satu penonton. Para penonton seolah-olah tidak mau kalah dengan suara motor pembalap yang berusaha untuk menaklukan sirkuit karena hujan.
Licinnya sirkuit karena hujan membuat beberapa pembalap mengalami insiden karena tidak dapat mengendalikan laju motornya. Pembalap pun selain mengerahkan seluruh kepiawaiannya memilih racing line, juga lebih terkuras tenaganya karena sirkuit licin.
Penulis: Yeyep Foto: Yeyep




