OtomotifZone.com – Keerom. Gelaran Kejuaraaan Open Grasstrack Championship Bupati Keerom 2018 telah sukses digelar di sirkuit Yuwanain Permai, Keerom, Papua, Minggu (2/12). Event ini secara resmi di tutup langsung oleh muspida kabupaten keerom PLT. Sekda kab. Keerom Drs. Winoto, M.Pd.
Kitasudah sepatutnya memberikan apreseasi kepada penyelenggara dan pemerhati otomotif Papua pada umumnya telah berusaha menghidupkan kembali otomotif di Papua khususnya di Kabupaten Keerom. Dengan telah terlaksana dan suksesnya event ini telah menunjukam bentuk keseriusan IMI Korwil Keerom dan Pemerintah Kabupaten Keerom untuk mewujudkan impian masyarakat Keerom untuk dapat melihat dan merasakan kembali Gelaran otomotif yang sudah lama vakum di Kabupaten Keerom pastinya.
Gayung pun bersambut ketika IMI Korwil Keerom secara sah terwujud legalitasnya karena secara bersamaan dengan gelaran pembuka event open Grasstrack mereka dilantik pada hari Jum’at lalu (30/11), ini tidak terlepas dari keterlibatan serta dukungan penuh bupati keerom M. Markum SH MH yang juga penikmat otomotif di daerahnya.
Bupati M. Markum pun membeberkan keinginannya yang sudah lama untuk membangun sport center khusus roda dua maupun roda empat di satu lokasi yang sudah di siapkan sekitar kurang lebih 15 hektar sumbangan dari Ondoafi (tuan tanah setempat) untuk di gunakan secara maksimal.
Sebetulnya Bupati Keerom sudah menginginkan pembangunan sirkuit sejak lama namun karena satu dan lain hal, baru di tahun ini kolaborasi antara pemerintah dan pengurus pengprov IMI Papua terjalin sempurna.
” Saya berkeinginan bukan kali ini tapi sudah lama hanya saja karena kurang komunikasi kepada IMI Papua dan pemerintah Provinsi Papua makanya tidak ada kelanjutan, Keinginan saya kedepan membangun sirkuit standar nasional maupun internasional di satu kawasan dan itu sudah termasuk beberapa cabang otomotif di dalamnya seperti off-road, grastrack, motocross bahkan roadrace. ” Terang M. Markum sebagai Bupati Keerom.
Nah soal dana sendiri Markum berupaya tidak sepenuhnya dari dana APBD Kabupaten Keerom melainkan juga ada donatur.
Bupati Keerom, M Markum, SH., MH
“kami tidak mengharapakan langsung dari APBD tetapi kami akan mengupayakan dari pihak dari luar seperti sponsor dan rekan – rekan pemerhati otomotif di kabupaten Keerom, APBD hanya bisa membackup saja sebab yang namanya hobby juga membutuhkan dana yang tidak sedikit, gelaran seperti ini pun untuk APBD tidak di alokasikan dan memang tidak di perbolehkan semua murni dari donatur yang menyumbang baik tenaga dan lain-lainnya, untuk lokasi sudah di upayakan 15 hektar sekitar sirkuit ini untuk di maksimal nantinya”, beber bupati Markum.
” Karena ini juga adalah event permulaan yang kami laksanakan jadi upaya-upaya dan pembenahan tentunya akan kami lakukan sesuai dengan standarisasi sirkuit yang layak untuk kesiapan kami mengambil event Kejurnas grastrack tahun depan untuk region VI agar bisa di laksanakan di Kabupaten Keerom dan ikut membackup persiapan PON XX 2020 kedepannya “, tambah bupati markum.
Terkait keinginan pemerintah kabupaten Keerom dan IMI Korwil Keerom yang ingin mewujudkan pembangunan sirkuit permanen balap motor kedepannya, disambut baik oleh ketua imi papua Yan P Mandenas Ssos Msi.
Yan P Mandenas Ketua IMI Papua (kemeja biru) & Bupati Keerom M Makrum SH., MH (kiri)
” Tahun depan kabupaten keerom kita dorong untuk melaksanan satu seri Kejurnas Grasstrack pada bulan Agustus 2019 dan berharap suatu saat Kabupaten Keerom bukan hanya bisa melaksanan event-event nasional tapi juga gelaran internasional tentunya, kalau saya lihat kondisi medannya sudah layak, kita lihat Kota Semarang maupun Pangkal Pinang yang melaksanakan event Internasional bukan hanya kesiapan tempatnya saja tetapi juga karna keberanian pemimpin daerahnya yang menjamin untuk merekomendasikan daerahnya untuk pelaksaksanaan event Internasional, Mudah-mudahan lobby kita dengan IMI pusat mendapatkan restu untuk bisa melaksanakan kejuaraan intenasional di Kabupaten Keerom”, tutup Yan p Mandenas.
Kita do’akan saja apa yang di cita citakan oleh bupati Keerom dapat terwujud serta bisa memajukan otomotif Indonesia khususnya wilayah timur dengan adanya fasilitas memadai.