Beranda Racing Roda 2 Road Race Sumedang Open Road Race Championship 2019: Rahasia Lain yang Bikin Fisichella KW...

Sumedang Open Road Race Championship 2019: Rahasia Lain yang Bikin Fisichella KW Juara di Kelas Matik 130 Pemula

0
950
Rahasia Lain yang Bikin Fisichella KW Juara di Kelas Matik 130 Pemula
Rahasia Lain yang Bikin Fisichella KW Juara di Kelas Matik 130 Pemula di Sumedang Open Road Race Championship 2019

OtomotifZone.com – Sumedang. Fisichella KW Juara? Ya! Bertarung di kelas Matik 130 cc Pemula pada gelaran Sumedang Open Road Race Championship 2019 yang digelar di sirkuit NP Seputaran IPP Pemda Sumedang, Jawa Barat, Minggu (16/6), menjadi ajang pembuktian bagi Fisichella KW untuk makin layak diperhitungkan bagi para pesaingnya terutama pembalap pria.

Hal itu karena keberhasilannya dalam meraih predikat juara di kelas tersebut yang pesertanya didominasi oleh kaum pria. Selain itu juga ada faktor lain yang bikin lady racer atau pembalap wanita ini bisa bertahan dari gempuran para pembalap pria di belakangnya yang ingin merebut posisi terdepan.

Pada di ajang kali ini, Fisichella membesut motor matik tim Mandira Jaya Sweet House CLD R142 dibawah komando Rifky Rahadian, pemilik tim sekaligus mantan pembalap spesialis matik beken di seputaran Jabar.

Saat disambangi langsung oleh penulis, Rifky berujar jika matik dengan spek 130 cc berkelir kuning ngejreng dengan motif biru ini baru selesai di-repair ulang bagian jeroan mesinnya yaitu di bagian kem. Inilah salah satu rahasia lain yang membuat Fisichella KW juara di Kelas Matik 130 Pemula pada ajang Sumedang Open Road Race Championship 2019.

“Memang mesinnya baru saja jadi dengan ganti kem. Setingannya juga saya sesuaikan dengan karakter dan cara bawa Fisichella. Hasilnya cukup membanggakan bisa podium pertama sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pembalap wanita bagus dan juga ngangkat nama tim kami,” ujar Rifky Rahadian, yang saat ini lebih konsen untuk menukangi mesin pacuan timnya sendiri.

Di bagian luar mesin juga ada yang berubah, yaitu pada area saluran pelepas gas buang akhir alias knalpot. Menurut Rifky sebelumnya masih pakai leher knalpot bawaan motor. Namun kini sudah ganti lagi untuk lebih menyesuaikan dengan setingan mesinnya.

“Sekarang pakai leher knalpot dari produk sponsor yaitu CLD. Juga pada silincer bagian dalam, dibobok lagi pada area sekatnya. Dan kini lebih padat serta ngisi,” tukas Rifky yang sejak dahulu selalu identik balapan dengan nomer start kebanggaan yaitu 142.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses