Beranda Headline Super Nabil Hutasuhut Pembalap TKM Sang Petarung Sejati

Super Nabil Hutasuhut Pembalap TKM Sang Petarung Sejati

0
1172
Nabil Hutasuhut bersama Keanon Santoso

OtomotifZone.com-Sepang. Teammate Keanon Santoso pembalap TKM Racing Jakarta yang menghuni Junior Max ini memang seharusnya  mendapat penghargaan Racer of the Match. Tidak berlebihan tentunya dengan predikat pembalap dengan jiwa petarung sejati ini. Dengan mengerahkan kemampuan maksimal yang dimilikinya menghantarkan dirinya meraih podium 3 ajang Asia Max Challenge 2015 round 2 yang usai digelar Sabtu-Minggu (18-19 April) kemaren.

Sempat mengalami trouble engine saat Heat 2 dan  harus mengubur impian bertarung dengan 29 pegokart Asia lainnya membuat saat prefinal harus menempati posisi start ditengah dan harus berjuang keras kembali untuk target podium seperti yang diraihnya di round 1.

TKM Racing PDB Team
TKM Racing PDB Team

Perjuangan keras juga dilakukan Nabil saat sudah menempati posisi 3 besar saat final dilap-lap awal hingga pertengahan, harus terlempar dari pertarungan sengit tidak membuatnya patah semangat dan mengendurkan injakan pedal gassnya, justru saat itulah naluri tempur sang pembalap yang jago track basah ini mulai menyusul satu demi satu dengan susah payah dan perjuangan kerasnya akhirnya berbuah hasil dengan bertengger di posisi 3.

Nabil bersama Peter De Bruijn
Nabil bersama Peter De Bruijn

“ini perjuangan keras saya, dimana persaingan begitu ketat, saya harus lebih hati-hati ketika bermanuver karena pembalap lain juga punya ambisi yang sama untuk menjadi juara, saya sempat tertinggal dibarisan tengah meski sudah berada di 3 besar, namun saya harus mempertahankan tradisi podium agar point tetap aman demi tiket ke kejuaraan dunia. Terima kasih kerja keras team yang sudah mempersiapkan gokart saya, semoga kedepannya menjadi lebih baik lagi sehingga mampu merebut podium pertama”, harap Nabil.

Peluang besar bertengger di posisi 1 sebetulnya sangat besar baginya, namun kendala klasik yang dialami seperti seri-seri sebelumnya, dimana performa mesin yang begitu prima harus terganjal semakin tidak maksimalnya performa pendukung lainnya sehingga doi harus pasrah ketika Adam Haikal pembalap Niszra Motorsport yang datang dari barisan belakang mampu menyodok diposisi 3 meski akhirnya peringkat menjadi posisi 2 bagi Adam dan 3 untuk Nabil setelah Gezha Sudirman mendapat hukuman pinalty 10 detik karena jump start. Kejadian itu seperti reka ulang saat AMC round 1, Nabil harus pasrah dengan kondisi tersebut….namun perjuangan kerasnya patut diacungi 4 jempol.

Super Nabil memang perlu diacungi jempol perjuangan kerasnya……

Penulis : Edi Batrawan |Photo : Edmol

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses