Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit tersaji di kelas utama SPR3. Bebek 2T STD 125cc – Expert pada putaran kedua ajang Superchallenge Superprix 2026 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Di balik gemilangnya performa Alfi Husni (SAE Racing Team) yang sukses mengamankan podium tertinggi, ada cerita yang tak kalah membanggakan dari perebutan posisi runner-up. Motor berbendera DITS Racing yang digeber oleh Aldias Aqsal Ismaya sukses “pecah telur” dengan mencicipi podium terbaiknya untuk pertama kali.
Keberhasilan ini menjadi catatan luar biasa mengingat Aldias Aqsal statusnya baru pertama kali memacu motor tersebut di atas lintasan kompetisi resmi. Di bawah kawalan mekanik bertangan dingin, Bahtian Eka dari bengkel NTO2 Racing asal Karanganyar, Jawa Tengah, motor ini langsung menjelma menjadi ancaman serius bagi para rival tangguh di kelas para raja (Expert).

Bagi Bahtian Eka, hasil di Putaran 2 Boyolali ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat emosional sekaligus membuktikan kualitas risetnya.
”Motor ini pertama kali dinaiki sama Aldias, dan bersyukur langsung bisa perdana naik podium meski di posisi kedua. Ini tentu pencapaian yang luar biasa bagi kami,” ungkap Bahtian dengan nada bangga.
Di balik melesatnya performa motor bebek goreng DITS Racing ini, ternyata ada proses panjang dan kolaborasi teknis yang matang di dapur pacu.
Pengembangan sektor pembuangan dipercayakan kepada ABJ Exhaust. “Persiapan tentu sudah lama kita siapkan. Dalam riset motor ini, kita juga dibantu oleh ABJ Exhaust. Motor sebenarnya sudah ketemu enaknya, namun menurut saya masih bisa dimaksimalkan lagi. Di event ini, kita sekaligus mencari data dan input berharga dari pembalap,” jelas Bahtian.

Selain itu untuk menyalurkan tenaga responsif khas motor 2-tak ke roda belakang, NTO2 Racing mengandalkan komponen berkualitas tinggi. Sektor final gear mempercayakan gear aluminium lansiran Donta Part. “Terbukti ampuh, selama proses riset sampai dipakai balap ekstrem hari ini, gear-nya masih sangat kuat dan tangguh,” tambahnya.
Jalannya Balapan yang Menegangkan
Berdasarkan data hasil resmi (Provisional Result), balapan yang berlangsung selama 15 lap tersebut berjalan sangat ketat. Aldias Aqsal terus menempel ketat Alfi Husni hingga garis finish.
Aldias menyentuh garis finish di posisi kedua, hanya terpaut tipis 0.274 detik saja dari sang juara pertama. Hasil ini menjadi modal sasis dan mesin yang sangat positif bagi DITS Racing dan NTO2 Racing untuk menatap seri-seri selanjutnya di musim kompetisi 2026.
Selamat untuk DITS Racing, Aldias Aqsal, dan NTO2 Racing Karanganyar atas podium pertamanya!

