BerandaMotorModifikasi MotorSuryanation Motorland 2017 Palembang : Tumbuhnya Karya Para Builder Muda Lokal

Suryanation Motorland 2017 Palembang : Tumbuhnya Karya Para Builder Muda Lokal

OtomotifZone.com-Palembang. Blarr! Lapangan Palembang Trade Center (PTC) Mall, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (6/5) pecah oleh kemeriahan ajang custom culture bergengsi Suryanation Motorland 2017. Dimana telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. Palembang menjadi kota kedua, setelah sebelumnya sukses menggetarkan kota Medan, Sumatera Utara, dengan dihadiri tak kurang dari 10 ribu pengunjung dan peserta. Tema ‘Colaboration Brings Prefection’, berkolaborasi menghasilkan sebuah karya sempurna, suskes menjadi daya tarik bagi para pelaku dan penikmat custom di tanah air.

Menurut Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya, tahun ketiga ini Suryanation Motorland semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Baik dari sisi kualitas, maupun kuantitas peserta dan pengunjung dibanding tahun – tahun sebelumnya. Seperti kegiatan Custom Bike Contest, jumlah peserta meningkat menjadi 115 kontestan dibanding tahun lalu. “Kenapa dari 8 (delapan) kota, kami pilih kembali Medan dan Palembang? Karena di dua kota ini menurut kami builder muda di dua kota ini karya – karyanya mulai tumbuh. Para pelaku dan penikmat dunia custom nya memiliki animo yang cukup tinggi,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Lulut T. Wahyudi, builder kawakan dari Retro Classic Cycle Yogyakarta yang menjadi salah seorang juri di Suryanation Motorland 2017. Menurut sosok pegiat custom culture di Indonesia ini, peserta kontes custom di Palembang dari segi pengerjaan detailing karya mereka lebih baik dibanding tahun sebelumnya. “Dunia custom itu penuh warna. Saya lebih mengkritisi dari sisi orisinalitas desain. Di Suryanation Motorland dicari ide-ide custom yang kreatif dan orisinal. Masing-masing builder tentunya mempunyai suatu gagasan tersendiri dalam menciptakan karya. Sebagai builder, boleh saja terinspirasi dari karya orang lain, tapi jangan menjiplak,” tegasnya.

Lulut menambahkan, mimpi kita semua di dunia custom, suatu saat Indonesia tak hanya dikenal sebagai negara indah dengan alam dan keragaman budayanya. Tapi juga dikenal dengan anak muda kreatif dan punya style tersendiri di dunia custom. Ia mengakui hingga kini, konsep motor custom yang mengangkat tema budaya dan ciri khas bangsa Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah bagi para builder tanah air. “Kalau bicara karya peserta di Suryanation Motorland Palembang tahun ini, banyak didominasi oleh Chopper dan Bobber. Sedangkan di Medan waktu lalu, banyak peserta mengedepankan konsep Cafe Racer,” ucap Lulut.

Sementara Bimo Hendrawan dari workshop Bimo Custombikes Jakarta lebih menyoroti tantangan peserta dalam membuat Iconic Bike. “Ini cukup menarik, menyatukan dua konsep menjadi sebuah karya modifikasi. Apalagi dalam membuat suatu karya, konsep menjadi hal yang sangat penting. Perlu diingat pula, bagi seorang builder jangan pernah berpikir ini motor besar dan ini motor kecil. Yang penting kita berkarya. Kehadiran saya menjadi juri, saya ingin para peserta mengapresiasikan konsep di karya motor mereka secara lebih detail lagi,” tandasnya.

Untuk kota Palembang tahun ini, konten utama yang dipertandingkan di Custom Bike Contest antara lain Street Cub/Choppy Cub, Cafe Racer, Chopper Bobber, Scrambler/Tracker, Sport FFA, Matic Custom, FFA dan Exhibition Class. Berbagai jenis apparel custom juga hadir, seperti Wayout, Fourspeed Metalwerks, Trooper Helmet, Kickstart Apparel. Juga official artworker yaitu Wawan Junx, Wisnu Customizer, Cetul Leather Art dan Anneke Fitrianti Petrichor Tattoo. Tak ketinggalan aktifitas Rolling Thunder dan Pop Up Booth.

Naskah & Foto : Alun Segoro

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot