OtomotifZone.com – Tanjung Duren. GJR Team Tanjung Duren Timur mulai beralih keajang balapan resmi dan meninggalkan hobi balapan liarnya.
Dedi Wijaya, Mekanik GJR Team menjelaskan, bahwa balapan liar dan balapan resmi sebenarnya sama saja, hanya panjang trek yang berbeda, jika dibalapan resmi hanya 201 m, sedangkan balapan liar 500 m.
Perbedaan panjang trek ini tentunya butuh penyesuaian settingan motor, bagian-bagian yang dimodifikasi yaitu rasio kompresi disetting 14:1, valve in 28 & out 26, karburator, piston, kruk as stroke up 3mm dan CDI.
GJR Team terkenal dibalapan liar dengan motor Suzuki Satria FU 200, jadi sudah hatam betul mengenai oprak-oprek motor tersebut.
Untuk menaikan power engine Satria FU, Dedi menggunakan piston merek LHK dengan diameter 71 mm, dengan begitu kapasitas engine naik menjadi 200 cc. Piston LHK memiliki kelebihan material yang kuat, sehingga dalam melakukan pengurangan beban piston, dengan cara menipiskannya tidak perlu takut jebol.
Pada sistem pengapian, CDI yang standar diganti dengan CID I-MAX BRT 24 step 15000 untuk dapat membakar bahan bakar yang masuk deras didalam silinder.

Karburator menggunakan PZ 35, moncong karburator ditambahkan Velocity Stack, agar debit aliran udara yang masuk semakin banyak.

Dengan bermodalkan pengalaman dibalapan liar, Dedi berharap bisa menaklukan balapan resmi.
Penulis :Rizky | foto : Rizky

