Beranda Racing Roda 2 Team 757 Racing Boleh Baru, Strateginya Bikin Mati Kutu Di MotoPrix Palu...

Team 757 Racing Boleh Baru, Strateginya Bikin Mati Kutu Di MotoPrix Palu 2022

0
375
Herman Bass melambung bersama 757 racing Kolaka

OtomotifZone.com-Palu. Dengar nama Herman Melody, eh Bass hampir semua penggemar road race Indonesia tau siapa dia, tapi kita sebut 757 racing pasti banyak yang bertanya-tanya, tapi justru pertanyaan tersebut yang bikin orang semakin dalam kepo, 757 racing bikin keder di sirkuit Panggona palu.

757 Racing team Racetech Rcb Proliner Ahrs Cargloss dan mendapat support Yamaha ini memang team debutan baru diajang Kejuaraan nasional sekelas Motoprix, team asal Kolaka Sulawesi Tenggara ini memang baru turun perdana di Seri 1 MotoPrix Palu Minggu kemaren (14-15/5), team yang dibentuk 2020 lalu disaat pandemi rupanya dijadikan strategi, saat muncul pertama kalinya, dan betul, team ini langsung bikin geger jagat region D yang meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, pasalnya, team ini langsung menyodok dan menohok dikelas para raja Bebek 4T Tune Up 150 cc expert lewat kedigjayaan Herman Bass, langganan juara region Sulawesi dan region D, sapu bersih podium tertinggi race 1 dan 2.

Arief Almuradj (sebelah kanan angkat jempol) owener 757 racing

Team yang sebelumnya berkecimpung diklub event dengan suport beberapa team diwilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya ini rupanya ingin merasakan atmosfir kompetisi murni, dan rasa penasaran itu dibuktinnya dengan prestasi maksimal, Arief Almuradj, owner team yang super malu-malu ini saat diajang bincang santai sangat low proflie banget, malu-malu saat menjawab, namun dengan suasana santai akhirnya mau buka suara meski sedikit terpaksa kalau tidak mau dirinya terkenal.

Apa strateginya team baru menjadi buah bibir, jawabannya sungguh realistis, “Gini om, team baru turun dievent sekelas MotoPrix siapa yang akan melirik kita kalau pembalap dan motornya biasa-biasa saja, sponsor tidak ada mau melirik kan, makanya kami lansung deal dengan Herman Bass, dan kami mempercayaan korekan mesin kepada ko Leon dari Racetech, jadi dengan nama besar Herman, masa sih sponsor tidak meliriknya, kita sudah sama-sama tahu prestasinya, disitulah kita bisa mendapat perhatian sponsor“, papar Arief santai.

Masuk akal banget lho….. biaya balap butuh biaya tinggi, kalau tanggung ya tidak dapat apa-apa, pancingan 757 racing memang patut diacungi jempol, strategi keren yang bikin team lain mati kutu.