
OtomotifZone.com-Sentul. Moto team MBG racing “The Special One” nancep banget sama mental dan karakter balap Julio Prost, tekad untuk mempertahankan juara Nasional Karting yang direbut 2014 lalu kayaknya tidak boleh lepas ditahun ini. Terbukti saat gelaran Eshark Kejurnas Karting round 1 2015 Minggu (22/2) kemaren Julio tampil abis-abisan demi mengejar point penuh meski dalam perjalanan dari Qtt hingga Final menuai beberapa kendala teknis.
Julio sempat unggul saat qualifying dengan torehan waktu terbaiknya 49.385 detik disusul rival utama Silvano Christian disusul Senna SN, David dan pembalap senior max lainnya. 12 pegokart terbaik indonesia yang turun dikelas senior max mempunyai peluang yang sama besarnya, dimana dalam race demi race banyak sekali pembalap unggulan gugur dan melorot diposisi tengah dan bawah karena teriknya cuaca Sentul International Karting Circuit yang extreme dan berubah drastik banyak beberapa tunggangan pembalap seperti sang juara Junior Max RMC 2014 David Sitanala kehilangan kontrol pengereman sehingga banyak kehilangan waktu saat memasuki tikungan dan juga beberapa pembalap lainnya seperti Zahir Ali yang harus keluar lintasan di lap 2 dan Julio Prost yang harus beberapa kali keluar masuk pit sebelum akhirnya balik kanan masuk paddock di lap 15 dari 22 lap yang digelar di Pre Final.
Nah.. ini yang bikin the special one bangkit dan tampil allout, start diposisi buncit sangat berat untuk melewati barikade pembalap senior lainnya yang sama-sama ngotot untuk tampil terdepan dan menjadi jawara diajang pembuka kejurnas, lap demi lap mulai menyusul satu persatu, sempat tertahan barisan depan yang dihuni Senna SN, Zahir Ali, Christopher Adisurya yang tampil sangat konsisten beberapa pembalap seniornya akhirnya mampu ditembus jelang 3/4 putaran setelah keluarnya Senna SN dilap 15 karena masalah mesin membuat pertahanan menjadi kendor dan akhirnya mampu bertengger diposisi kedua hingga bendera finish dikibarkan.
“inilah hasil terbaik yang diraih Julio, kita sudah bekerja maskimal meraih yang terbaik namun kenyataan dilapangan hasilnya berbeda, namun kami tetap bersyukur start dari belakang mampu juara 2, semoga seri berikutnya menjadi the special one” harap A Hadi sang Ayah Julio asal MBG Racing Kalimantan Tengah.

Hal senada juga dituturkan Julio,“ini adalah perjuangan berat dan keras bagi saya, semua lawan dikelas senior semuanya berat, berkat kesabaran dan performa mesin dan chassis yang mumpuni akhirnya saya menyusul satu demi satu pembalap didepan saya dan bisa menjadi juara 2, terima kasih Allah dan seluruh team yang sudah bekerja keras, seri 2 insya Allah akan akan mendapat point penuh” harap Julio saat diwawancara OZ chanel.
Usaha yang patut diacungi jempol baginya, meski Silvano sudah sangat sulit dikejar dengan rentang waktu 10.648 detik cukup sulit baginya mengejarnya, namun perjuangan keras tanpa henti menjadikan dirinya memang bermental juara..
The Special One….
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi imola

