OtomotifZone.com – Padang. Memang benar event ini benar benar keterlaluan sesuai titlenya. Terutama ketika event Sumatera Cup Prix ini diselenggarakan di Padang (26/10) di Sirkuit NP Lanud Tabing Padang, Sumatera Barat. Tiga peraih predikat Superpole di podium pilih yang Fasti Fasti Aja.
Ban IRC Fasti menjadi pilihan tiga peraih pebalap tercepat di Superpole. Mereka adalah Agung Septian Alba, Dedi Saputra dan Richard Taroreh. Tiga pebalap ini andalkan ban IRC pada kuda pacunya. Agung Septian Alba yang menjadi tercepat ketiga memilih IRC Fasti Pro malah pada kuda pacunya.

Agung yang memilih jenis ban IRC Fasti Pro mampu mencatatka waktu 50.821 detik. Catatan ini sunggul luar biasa. Sirkuit yang memiliki panjang lintasan 1.2 km ini mampu ditempuh kurang dari 1 menit. Agung yang mampu tampi bringas mampu menempatkan dirinya sebagai tercepat ketiga di babak Superpole.

Lalu di posisi kedua ada Dedi Saputra. Pebalap yang rela jauh jauh datang dari Kepulauan Riau ini memilih jenis ban IRC Fasti 2. Pebalap yang pernah menjadi Runer Up region Sumatera tahun 2015 ini tampil percaya diri diatas motornya. Dan dirinya berhasil duduk di podium kedua tercepat superpole dengan catatan waktu 50.715 detik.

Sedangkan di posisi pertama ada pebalap asal Papua Barat, Richard Taroreh. Pebalap muda bertalenta Indonesia yang juga main diajang asia ini mampu merajai Superpole dengan mencatatkan waktu paling cepat dari semuanya yaitu 49.804 detik. Raihan waktu istimewa didapat Richard menggunakan ban IRC Fasti 2 seperti Dedi Saputra.
“ Wehh ban saya ini ban lama mas. Tapi nanti pas Race saya baru ganti mungkin,” ujar Richard Taroreh.
Meski tidak diwajibkan menggunakan ban IRC, tapi para pebalap memilih jenis ban ternama ini karena sudah terbukti kualitas bannya. Wah, jadi penasaran penampilan pebalap di kelas Underbone nanti. Kira kira apakah Richard akan kejutkan dengan ban Baru dan meraih waktu lebih cepat. Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com




