BerandaRacing Roda 2GrasstrackTim Balap Keluarga Satu Ini Berawal Karena Punya Kesamaan Hobi Bidang Olah...

Tim Balap Keluarga Satu Ini Berawal Karena Punya Kesamaan Hobi Bidang Olah Raga

OtomotifZone.com – Kabupaten Bogor. Saat berlangsungnya balapan motor bertajuk Korwil IMI Kabupaten Bogor Batong Open Grasstrack 2019 yang bergulir di sirkuit Batong, Desa Tangkil, Kabupaten Bogor, (28-29/12) lalu, nampak ada satu tim peserta di event kali ini yang terlihat sedikit beda meski sama-sama mengikuti ajang balap cakar tanah. Adalah tim balap Shakolebat yang mengusung duet rider muda berbakat, Siti Chaerani dan M. Lutfhi Pamungkas yang turun di dua kelas berbeda.

Namun yang terkesan menarik adalah tim tersebut rupanya berasal dari satu keluarga yang berawal karena memiliki kesamaan hobi dalam bidang olah raga. Sang kakak yaitu Siti Chaerani sebelumnya memang sudah lumayan lama berkiprah di ajang balap tanah, namun belakangan ini justru mulai beralih dengan menggeluti olah raga Paralayang dan kini terpilih menjadi atlit mewakili Kabupaten Bogor.

Sedangkan sang adik M. Lutfhi Pamungkas, adalah pembalap muda berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMU dan turun di kelas Pemula serta Lokal Kabupaten Bogor memang memiliki potensi cukup bagus di ajang balapan tanah. Meskipun pada kesempatan kali ini belum berhasil meraih podium juara, namun diyakini punya bakat mumpuni jika sering mengikuti kancah balapan resmi.

“Tim kami ini memang berasal dari keluarga penghobi olah raga. Anak saya Rani baru sekarang ini turun kembali dalam balapan grasstrack meski sebelumnya vakum agak lama karena kesibukkan di olah raga Paralayang dan menjadi atlet dari Kabupaten Bogor. Lalu anak saya Lutfhi mulai serius bermain di ajang grasstrack,” ujar H. Heri Sobirin S.Pd MM, ayahanda keduanya yang juga Kabid Roda Dua IMI Korwil Kabupaten Bogor dan sebagai Kasubag Sarana dan Prasarana Dispora Kabupaten Bogor.

Saat mengikuti gelaran kali ini, Lutfhi memiliki peluang cukup bagus ketika bertarung di beberapa kelas Pemula dan Lokal Kabupaten Bogor. Tapi disayangkan akibat kondisi lintasan yang berlumpur karena di hari Sabtu sempat diguyur hujan lebat, membuat Lutfhi agak kesulitan saat melintasi beberapa titik jalurnya akibat ban terhalang oleh lumpur tebal yang menempel.

“Sebenarnya masih bisa untuk melalui rintangan di jalur yang berlumpur ini, tapi tadi ada kendala juga di mesinnya dan itu yang bikin hambatan bagi saya untuk bisa bersaing ketat dengan pembalap lainnya,” kata Lutfhi.

Beda cerita yang di alami oleh Rani. “Baru kali ini turun lagi di balapan grasstrack, sedikit kaku juga karena lumayan lama vakum di balapan tanah. Tapi tetap senang karena bisa ikutan lagi dan partisipasi untuk meramaikan event balap resmi grasstrack di sini,” tutur Rani kini lebih sering rajin melatih fisiknya dalam ajang Paralayang di kawasan Puncak.

Salut dengan tim balap keluarga satu ini yang punya kesamaan hobi beda di bidang olah raga, namun tetap mendukung ajang balap grasstrack khususnya di Kabupaten Bogor.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot