BerandaUmumTips & TrickTips : Setting AFR Piggyback Power Comander

Tips : Setting AFR Piggyback Power Comander

OtomotifZone.com – Bandung. Hampir semua motor balap Injeksi mengandalkan Piggyback Power Comander untuk menyeting ulang ECU (Engine Control Unit) standar motor. Maklum, belum semua pabrikan ECU mengeluarkan engine management  system mandiri atau dikenal dengan ECU Stand alone. Kelebihan ECU Stand Alone karena mampu diprogram sesuai kemauan mesin yang sudah dimodifikasi. Karena ECU Stand Alone motor belum banyak, piggyback lah solusinya.

Piggyback ini memotong jalur informasi ke ECU sehingga bisa memanipulasi kebutuhan mesin. Utamanya bahan bakar dan pengapian. Pada ECU standar, kebutuhan ini dipatok oleh pabrikan alias tak bisa diutak-atik. Power commander bisa melakukan itu, bahkan membuka limit putaran mesin.

Paling krusial, dalam seting mesin adalah AFR alias Air to Fuel Ratio. Alias perbandingan udara dan bahan bakar. Torsi terbaik mesin, biasanya membutuhkan AFR 12-13:1.  “Betul, buat balap saya pakai setingan 13-13.2 :1,” ujar Onggo, kru teknik Irwan Ardiansyah yang membantu seting Yamaha R25.

Piggyback Power Comander yang diseting pada angka ini memberikan hasil tenaga mesin terbesar. Pilihan angka 13-13,2 ini juga ada alasan lain, yakni kemampuan injektor yang dipakai sekarang masih standar. Karena angka tersebut terlbilang relatif ‘kering’. “Duty cycle maksimal kita manfaatin. Karena belum ganti injector, makanya dipilih AFR yang bisa memenuhi semua rentang putaran mesin yang ada,” lantjutnya.

Penulis : Nometo Izaku | Foto : Nometo Izaku

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot