OtomotifZone.com-Sentul. Hingga selesainya 4 putaran Rotax Max Challenge Indonesia 2015 berlangsung, TKM Racing team Indonesia dipastikan memimpin perolehan point sementara. Point sementara teratas diraih setelah saat Final pembalap TKM di kelas Micro Max dan Junior Max mendulang point cukup signifikan untuk memperebutkan seat ke event Dunia, Rotax Max Grand Final yang akan digelar akhir taun ini di Portugal.

Micro Max
Rava mahpud dikelas ini harus berjuang sendirian setelah teammate Akmal Ashibli hanya mengikuti seri pertama dan lebih menjaga point di Asia Max Challenge, pelajar Al-Azhar ini bertarung dalam lintasan dengan Sergio Noor (Riser Shadaff Kratingdaeng) dan Akheel Chandra untuk perebutan tangga juara, sementara perolehan pundi-pundi point putra Eris Mahpud ini harus berjuang keras melawan teman diluar lintasan dari UT Racing, Akheela Chandra.
Point sementara hingga round 2 Rava masih tertinggal setengah point, dimana Akheela meraih 85 point sementara Rava diangka 84.5 point, namun hasil Final RMC round 3 yang digelar Sabtu 91/8), dimana Rava menjadi kampiun dan Akheela Chandra podium 2 perolehan point jadi terbalik Rava unggul 1,5 point dari Akheel, dan setelah final RMC round 4 rampung Minggu (2/8) selisih angka keduanya menjadi 2 point.
Selisih 2 point bagi kedua seteru dilintasan dan kawan diluar akan semakin ramai setelah Sergio Noor tampil agresif di final Round 4 Minggu kemaren. Â Semua punya peluang yang sama namun secara hitungan matematis peluang Rava jauh lebih mudah dibanding seterunya.

Junior MaxÂ
Kelas ini merupakan “kelas neraka“, aroma kompetisi penuh dramatic ditunjukan pegokart-pegokart Junior terbaik Indonesia. Perebutan jatah kursi ke ajang Rotax Dunia menjadi pemicu utama ketatnya persaingan antar pembalap hingga akhir round 4 Minggu kemaren 92/8).
Keanon Santoso, sebagai pemegang point sementara hingga round 4 mempunyai peluang cukup besar untuk membawa tiket dari RMC Indonesia untuk berangkat ke Portugal. Unggul 19 point dari M Ferrel Fadhil (UI Racing) menjadi semakin memantapkan dirinya dan team untuk meraihnya di round 5 yang akan digelar 6 September mendatang. Antara berjuang keras diakhir seri atau akan semakin mudah meraih tiketnya tergantung keputusan M Ferrel Fadhil, apakah akan turun di round 5 RMC Indonesia atau akan ambil Racing Academy round 3 yang waktunya bersamaan.
Jika itu terjadi lawan yang harus dihadapi Keanon adalah dirinya sendiri dan M. Harits, dimana hingga round 4, jebolan Micro max ini bertengger diposisi 3 besar perolehan point sementara dengan selisih 31 point dibanding “The Dragon Boy”.
Salah satu keberhasilan TKM Racing diajang RMC juga berkat kerjasama team, pembalap, mekanik dan crew serta sokongan penuh dari Kosmic Indonesia, dan perlu diketahui, 2 seri terakhir Kosmic unggul dikelas Senior Max lewat Julio Prost dari MBG Racing Kalteng.
Selamat, semoga tiket bisa didapat…
penulis dan Photo : Edi BatrawanÂ




