OtomotifZone.com – Jayapura. Eksitensi TMRHT Turbo Motor Repsol Honda Team kurang lebih 2 tahun, konsisten turun dalam industri balap Papua. Bukan saja konsisten mencari pengalaman, pengelolaan tim dalam raihan prestasi. Namun juga menjadi tuntutan uji coba tehnologi dengan menggunakan produk oli dan ban.
Pengembangan potensi tenaga kerja putra daerah serta produk terbuktikan dalam ajang Kajati Papua Cup Grasstrack Championship 2025 Jayapura yang berlangsung di Sirkuit Adhi MX Koya Timur, Jayapura Minggu, (21/9). Turbo motor berhasil membawa prestasi gemilang lewat pembalap mudanya.

Satria Pandu Wibawa Dalimunthe, berhasil menduduki 4 podium juara pada kategori Se Tanah Papua dan U23. Catatan gemilang lainnya yaitu perolehan point tertinggi di kategori Tanah Papua, Pandu berada pada urutan ke-6. Di kategori U23 pula pembalap bernomor 62 ini menduduki posisi 7 standing point klasemen.
Tentu ini menjadi kepuasan tersendiri bagi Surya, owner Turbo Motor Repsol Honda Team sekaligus pemilik AHM Turbo Motor & gerai M2TC. Menurutnya perlunya dukungan lebih untuk pembalapnya melakukan training guna peningkatan kualitas prestasi ke depan.

“Kita persiapkan motornya untuk 2 kategori, untuk hasil sendiri pembalap kami cukup memberikan prestasi yang baik untuk TMRHT. Pembalap kami masih sangat muda tentunya langkah untuk berprestasi masih sangat panjang. Untuk itu kita berharap setiap bulannya terus melaksanakan training atau practice dengan seniornya. Begitupun dengan motor-motornya perlu pembenahan agar lebih kompetitif lagi,” ungkap Surya.
Lanjut kata surya bahwa pada event kali ini banyak hal yang didapatkan selain dari pada prestasi. Pengembangan tehnologi mesin, uji coba ketangguhan produk ban maxiss tipe M7 serta oli Repsol menjadi kunci timnya mendapatkan prestasi.
“Ini balapan penuh dengan strategi. Menyusun strategi agar ban pembalap tetap awet dan sudah beberapa bulan kami gunakan ban maxiss type M7 dan juga oli Repsol Racing sehingga motor yang digunakan juga tetap memberikan ketahanan serta power yang konstan tentunya ini berhasil,” jelasnya.

“Basic bengkel kami adalah AHAS atau bengkel resmi Honda sehingga kami perlu adanya pengembangan tehnologi dengan masuk ke dalam event-event balap seperti ini. kedepannya kami akan melengkapi motor kami seperti motor bebek modifikasi kami akan uji cobakan motor blade jadi prioritas kami kedepan menggunakan motor Honda. Untuk tenaga kerja atau crew sendiri kami memperbantukan pak Chris Andi sebagai mekanik utama dengan tenaga kerja kami yang asli orang Papua. Saya berikan kesempatan untuk membantu tim dalam pengembangan motor ,” Tambah Surya.




