OtomotifZone.Com – Ciamis. Tontonan anyar gelaran Jawara Enduro Race yang berlangsung di Sirkuit Cikande Jatinagara Ciamis Jawa Barat, Sabtu-Minggu (4-5/2/2023).
Pasalnya, sirkuit yang biasanya untuk gelaran grasstrack, kini layoutnya berubah menjadi lintasan enduro lengkap dengan berbagai rintangan atau obstacle.
Namun karena tontonan baru, penonton lebih sedikit jika dibandingkan dengan gelaran grasstrack yang selalu penuh oleh penonton.

Hasil penelusuran dari OtomotifZone.Com, berkurangnya penonton salah satunya adalah karena tidak banyak pembalap local yang ikut serta.
Jika gelaran grasstrack, pembalap local di daerah sekitar sirkuit banyak yang ikut serta, sehingga keluarga dan tetangga pembalap pun turut menonton.
Salah satu crew balap yang berasal dari daerah tersebut, Deni Ebregh menyampaikan hal tersebut saat menonton gelaran.
“Saya hanya menonton, tapi beda dengan biasanya, kalau grastrack ini biasanya penuh,” jelas Ebregh saat berbincang dengan OtomotifZone.Com.
Hal senada juga terlontar dari salah satu penjaga tiket yang nampak tidak terlalu sibuk melaksanakan tugasnya.
Tontonan Anyar, Track Aman
Meskipun, khususnya di Kabupaten Ciamis Enduro Race tersebut merupakan tontonan anyar, tapi penyelenggara membuat track sedemikian rupa sehingga aman.
Terbukti meskipun obstacle yang tidak mudah ditaklukan dan juga perlu strategi untuk melewatinya, tapi tetap aman.
Pimpinan Lomba, Asep Hidayat menyampaikan selain gelaran sukses tanpa kendala yang berarti, pembalap pun tidak ada yang mengalami cedera serius.
“Alhamdulillah gelaran berlangsung dengan sukses, adapun beberapa insiden dari pembalap, tapi tidak ada yang mengalami cedera yang serius,” jelas Asep.

Asep juga menambahkan obstacle pun seluruhnya aman, paling hanya patok yang harus mengalami pergantian karena rusak.
Namun hal tersebut menurut Asep tidak membahayakan pembalap, seperti gelondongan kayu, batu besar dan ban pun tetap aman hingga gelaran usai.
Para pembalap pun nampak berjibaku untuk tampil menjadi yang tercepat, dengan mengerahkan seluruh kemampuannya hingga energy pun terkuras.
Bahkan beberapa pembalap harus menerima ganasnya track yang membuat gagal finish karena trouble pada motornya.
Penulis: Yeyep Foto: Yeyep




