OtomotifZone.com-Jogja. Kelas terakhir, kelas terkeren, kelas paling menegangkan menurut penonton yang hadir di seri 2 Trial Game Aspalt Jogja sirkuit Lap. Parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta malam tadi.
Kelas motor spesifikasi special engine 250cc masuk kelas utama ini sejak tahun lalu persaingan duel antara Doni Tata dan Farudila Adam cukup seru dan terus menjadi pantauan semenjak crash final Trial Game Aspalt 2017 di Malang.
Kelas 450cc tak terjadi persaingan dan fighting antara Doni Tata dan Farudila Adam. Baik moto 1 atau moto 2. Begitu juga dengan moto 1 kelas 250cc Open. Biasa saja.
Masuk moto 2 250cc Open barulah terjadi duel lagi keduanya. 10 lap Farudila Adam bisa mendekat dari belakang setelah lap ke tiga. “Start dari belakang sendiri aku. Race tadi siang motor mati jadi harus start dari grid belakang,” ungkap pembalap asal Malang yang juga aktif di Grasstrack Powertrack ini.
Doni yang memimpin sejak start masuk lap ke 5 mendapat tekanan dari Adam. “Kuncinya sabar jangan terprovokasi. Bisa-bisa line kacau nanti,” jelasnya.
Aksi kucing-kucingan akhirnya pentok di lap final tepatnya di R3. Adam latebreake sisi dalam hingga terjadi kontak dengan Doni Tata. Akibatnya dua pembalap ini crash bersamaan. Adu cepat bangunkan motor Doni lebih sigap sementara Adam agak jauh.

Tujuh tikungan ke depan Doni Tata tak ada perlawanan hingga finish. Selebrasi emosional bercampur gembira di tunjukkan Doni. “Alhamdulillah saya bisa berikan hasil terbaik di Seri Jogja. Perjuangan untuk mempertahankan posisi dengan dramatis,” keterangan Doni pada OZ.

Total malam tadi kandangnya Doni tak mengecewakan publik Jogja.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid



