Beranda News TRIAL GAME DIRT 2025: Trek Licin Berlumpur Jadi Tantangan Berat pada Putaran...

TRIAL GAME DIRT 2025: Trek Licin Berlumpur Jadi Tantangan Berat pada Putaran Perdana di Semarang

0
373

OtomotifZone.com – SEMARANG – Putaran perdana Trial Game Dirt 2025 yang digelar di Sirkuit Lapangan Garnisun, Semarang, Jumat (23/4), berlangsung sengit dan penuh tantangan. Kondisi lintasan yang licin dan berlumpur akibat hujan menjadi ujian berat bagi para pebalap dalam menaklukkan berbagai obstacle khas ajang balap garuk tanah ini.

Abed Nego Antoro dari Genta Auto & Sport selaku promotor mengungkapkan, seri pembuka ini menyuguhkan banyak kejutan dan ketegangan. “Hujan yang mengguyur membuat lintasan menjadi licin dan obstacle yang dilalui pun lebih sulit. Tapi justru ini yang menambah keseruan balapan seri pertama di Semarang. Situasi ini bahkan bisa memunculkan juara baru,” ujarnya.

Tercatat 50 starter berpartisipasi dalam sesi Heat 1 dan Heat 2 yang berlangsung dari sore hingga malam hari, memperebutkan posisi terbaik di tiga kelas utama: Free For All (FFA) Open, Campuran Open, dan Campuran Non Seeded.

Dominasi M. Zidane

Di kelas FFA Open, M. Zidane tampil impresif dengan meraih total 47 poin. Catatan waktu tercepat 2 menit 26.470 detik di Heat 2 mengantarkannya ke puncak klasemen sementara. Posisi kedua ditempati Asep Lukman dengan 40 poin, disusul M. Excel dengan 38 poin.

Zidane juga tampil dominan di kelas Campuran Open dengan raihan poin sempurna, 50 poin, berkat catatan waktu 2 menit 27.640 detik di Heat 2. Seto Bayu Aji dan M. Rubin Caesar masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga dengan raihan 36 poin.

Sementara itu, kelas Campuran Non Seeded menyuguhkan persaingan ketat. M. Rubin Caesar berhasil menempati posisi teratas dengan 25 poin setelah mencatatkan waktu 2 menit 27.210 detik di Heat 2. Ia dibuntuti Javier Bhagawanta (22 poin) dan Iqbal Maulana (20 poin).

Comeback Sang Bad Boy

Nama Farudila Adam turut mencuri perhatian. Pebalap berjuluk “The Bad Boy” ini kembali berlaga di Trial Game Dirt setelah terakhir turun pada 2022. Dikenal sebagai jawara Supermoto, Farudila mengaku harus cepat beradaptasi.

“Saya tentu harus beradaptasi dengan cepat dalam menaklukkan obstacle jika ingin bersaing menjadi yang terbaik. Kondisi lintasan licin dan berlumpur ini menambah tingkat kesulitan. Tapi saya tetap optimistis bisa masuk lima besar,” ungkapnya.

Obstacle dan Sportainment Makin Seru

Lintasan Trial Game Dirt 2025 masih mempertahankan obstacle menantang seperti bigfoot jump, double car jump, jumpingan patah, giant table top, hingga titian cobra. Namun, ada perubahan signifikan di bagian lintasan speed yang kini digantikan dengan dua tikungan tajam, menambah tantangan di kondisi wet race.

Tak hanya persaingan di lintasan, Trial Game Dirt 2025 juga menghadirkan konsep sportainment yang kental. Mulai dari aksi freestyle BMX hingga penampilan live band sukses menghibur ratusan penggemar extreme sport yang memadati venue.

Putaran pertama Trial Game Dirt 2025 akan berlanjut Sabtu (24/5) dengan Heat 3 dan Heat 4. Tiga kelas utama masih menjadi sorotan, ditambah kelas tambahan FFA Master. Pebalap dengan akumulasi poin tertinggi dan konsistensi terbaik akan keluar sebagai juara Seri Semarang.

Seluruh keseruan Trial Game Dirt 2025 juga dapat disaksikan secara live streaming di www.76rider.com/live.