OtomotifZone.com – Tulungagung. Sudah 15 tahun kiprah Tulungagung Racing Team (TRT) dalam mengemban tugas sebagai mediator balap motor dan penyemangat balap motor di Tulungagung. Indikasinya ada digelaran TRT OPEN ROAD RACE CHAMPIONSHIP 2018 Tulungagung kemarin di GOR Lembu Peteng (6/5). Meski jauh padat penonton dibandingkan di kejurprov balap motor Maret kemarin, namun animo peserta utamanya di kelas katagori pemula B sangat besar. Ini dibuktikan dengan adanya dinamika dikelas MP5 dan MP6.
Dimana lokal hero Tulungagung Galang naik podium sempurna setelah bersaing dengan beberapa pebalap pemula B Jatim lainnya. “ Dihari yang sama banyak acara balap se region 2 Jawa ini, dan kemungkinan para pebalap Jatim ikut ambil bagian di beberapa acara tersebut “ bilang Andi Wahyu S. selaku ketua Juri Lomba IMI jatim.

Hal ini bisa dibenarkan, karena di Jabar dan Jateng juga benturan jadwal balap motor sama. Untuk mensiasati ini semua , kelas wajib motorprix Seeded dan dan pemula A ditiadakan karena tidak adanya peserta. Dan sebagai gantinya di buka kelas Bebek 4 tak tune up 125 cc Mix open. Dimana kelas ini bisa mewadahi rider lokal pemula hingga Seeded senior nasional sekalipun. Motor yang digunakan sama seperti spesifikasi MP4 campuran yakni Fuel Injection atau masih karburator.

Di paddockpun rame soal kelas MP6, bukan lantaran juri scruttineringnya galak. Tetapi tim balap kadang mengesampingkan soal regulasi dan spesifikasi motor bebek 4 tak 125 cc standart tersebut. “ Hanya soal pemahaman spek balap di MP6, kadang kita harus jeli melihat jerohan motor yang dikatagorikan standart, yakni tetap spul terpasang dan dobel starter juga harus tetap berfungsi. Disini meski tidak banyak pengaruh di korekan mesin tetapi perlengkapan standart juga tetap harus berfungsi “ jelas Arifin juri scruttinering. Al hasil jika motor spek MP6 tanpa spul didalam magnetnya ya jelas di diskualifikasi . Hadeeeh ..jelas saja ketahuan ya diskualifikasi
Penulis dan Foto : DIKi

