Beranda Komunitas Uniknya Komunitas Motor MCC North Sumatera

Uniknya Komunitas Motor MCC North Sumatera

0
1017

OtomotifZone.com – Medan. Sepertinya sekarang orang sedang merindukan jaman dulu alias jadul. Meski teknologi kendaraan kian maju, namun komunitas kendaraan klasik semakin banyak. Inilah trend yang terjadi. Termasuk motor tua dan antik, selalu ada saja yang mencari dan memakainya.

Ada yang pakai Honda CB, ada yang custom dari CB menjadi jap style atau boober style dan sebagainya. Seperti sekumpulan pencinta motor tua beraliran classic ataupun custom berasal dari Medan, Sumatera Utara. Mereka sepakat menamakan Motor Classic Custom (MCC) North Sumatera yang terbentuk 2 Mei 2014 lalu.

Kenapa mereka suka motor tua? Padahal onderdil orisinalnya susah dicari. “Kami sangat menikmati saat menungganginya. Ada rasa tersendiri yang sulit diungkapkan. Apalagi dari hasil motor yang dibangun dari rongsokan dan restorasi ulang,” bangga Faiz Nainggolan, pentolan MCC North Sumatera.

Naik motor jadul bisa juga mencerminkan pemiliknya. Yang menungganginya akan terlihat macho, lebih gagah dan pastinya terlihat lebih beda dari yang lain. “Kalau motor baru dan keren, itu sudah biasa, tapi kalau motor jadul tapi keren, itu baru luar biasa,” ungkap Fezzy Faktha Pratama anggota MCC lainnya yang ikut membentuk bareng Robby Suhendro dan Yazid Surya Ridho.

Tak salah jika mereka bangga. Apalagi susah payah membangun dari rangka atau cuma mesin saja. Di tangan mereka dengan sentuhan seni dan rasa, motor disulap menjadi tunggangan yang berkelas. Salut!

Sekretariat MCC berada di Jln. Bajak 4 Gang Delima.
Tempat nongkrong atau biasa disebut kopdar biasanya di Lapangan Merdeka Medan atau persisnya depan Bank Mandiri setiap hari jumat malam jam 21.

Biasanya kalo disuruh ngumpul suka pada telat atau agak susah kumpulnya. “Jadi MCC Motor kami plesetkan menjadi Monitas Cuca Cumpul alias Komunitas Susah Kumpul,” sebut Faiz.

Jika mau touring baru pada lengkap kumpul. Sebab inilah saat mereka ingin menunjukkan jati dirinya. Selain unik, aura antiknya bakal memancarkan pesona yang tak terbantahkan. “Semakin pede dan bangga jika banyak cewek yang melirik,” tutur Faiz.

Uniknya tak ada susunan pengurus. Semua sepakat sama saja dalam komunitas. Tak ada yang jadi ketua dan pengurus lainnya.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: MCC NS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses