OtomotifZone.com – Surabaya. Dwi Prasetya atau akrab disapa Dwi Batank asal Semarang akhirnya menyelesaikan tugasnya sebagai jawara Dragbike sepanjang tahun 2016 ini. Dia mengungguli lawan dragster dari Jatim sebagai lawan terberatnya ditahun 2015 lalu. Dwi unggul 173 poin diatas M.Kadafi 125 poin dari Tulungagung,Jatim dan Galih Dwi 103 poin rekan se tim nya Batang dari Jateng. Ini terjadi di gelaran Grand Final kejurnas Dragbike PP IMI tahun 2016 minggu lalu (27/11) di sirkuit permanen internasional Bung Tomo Surabaya.

Lantas bagaimana prestasi Alvan Imas Dwi atau yang lebih dikenal dengan nama Alvan Cebonk dragster jawara Kejurnas tahun 2015 lalu, Cebong di tahun 2016 prestasi tetap dan bahkan masih kompetitif dibeberapa gelaran besar lain, hanya rival terberatnya Dwi Batang jauh lebih ungul dengan motor-motor kencang besutan Kawahara Trijaya sakti Pells. Sementara M.Kadafi atau yang disapa Dafi mini asal Tulungagung adalah dragster unggulan lainnya dari Jatim yang siap berprestasi untuk masa akan datang. Dafi dengan bobot kurang dari 45 kg tersebut bukan tidak mungkin menjadi jawara. Disamping nyali beraninya juga dia mampu motor apa saja yang bakal dia tunggangi. “ Dafi memang pembalap baru setelah Tony, Alvan dan lain – lainnya, Dengan Walikota Cup Grand final dragbike ini yang sekaligus memakai sirkuit baru tentunya harus ada prestasi baru pula bagi Jatim. Hanya itu harapan saya yang mewadahi para dragster agar sudah tidak perlu setting motor dijalan raya yang bakal berakibat fatal, disini tempatnya dan Gratis “ harap Bambang Haribowo ketum IMI Jatim.
Prestasi lainnya yang bakal muncul memang dikejurnas masih dragster tertentu yang rajin rajin ikut dari beberapa kota di region 2 Jawa ini, kemana semarak dragster jawara nasional region masing – masing yang absen ikut di Grand final ini. “ Mungkin saja mereka sepi kejurnas di regionnya jadi enggan hadir “ celoteh Raymond G. Juri lomba PP IMI. Namun dari beberapa tim balap memang menganggap kejurnas kali ini jelas milik region 2 Jawa dan hadiah tak sebesar di grand final tahun lalu di kenjeran Surabaya.

Wiwi Mungil Jawara kelas Bracket 8detik
Di klas Bracket 8 detik nasional, nama Wiwi Pratiwi atau yang akrab disapa Wiwi Mungil naik podium ke 2. Dara asal Cikarang Jabar ini menoreh catatan 08,053 detik diatas motor matik tim Kawahara Trijaya Sakti Pells sedikit dibawah Afif asal Gresik. Ini merupakan prestasi sangat bagus bagi seorang dragster wanita dikelas umum nasional. Bukan isapan jempol jika Wiwi mempersingkat sedikit lagi bakalan menjadi jawara Bracket nasional tahun 2016. Tentang keberadaan di timnya Wiwi disamping ingin mecatat prestasi didunia balap, juga sering sebagai warna lain penyegar diantara para pembalap cowok dinuia dragbike nasional. Sementara rekan se tim nya Chiko masih belum bisa naik podium dikelas ini.

Mengawali pemakaian sirkuit memang sudah dipakai Dragrace GT Radial hari Sabtu (26/11), namun untuk kegiatan dragbike di Jatim akankah para club promotor dibawah naungan IMI Jatim bakal mengekor Bols Otomotif Club yang memakai sirkuit Bung Tomo ini terlebih dahulu. Dimana Bols Otomotif Club memberlakukan sementara ini gratis tiket masuk bagi para penonton. “ Kurang tahu bagi rekan – rekan club promotor lainnya, karena komitmen saya selaku pimpinan Bols Club untuk gelaran di Surabaya meskipun tanpa sponsor bakal tetap saya gelar di sirkuit permanen ini yang berskala internasional, soal penonton yang dilihat sepi itu urusan kedua, karena jelas penduduk sekitar baru mengetahui kalau GOR Bung Tomo juga bisa dipakai balapan Motor dan Mobil. meski aksesnya agak jauh dari kota Surabaya namun lambat laun bakal dikenal terutama dari Gresik, Madura dan Surabaya sendiri.


Penulis : DIKi | Foto : DIKi
Beranda Racing Roda 2 Drag Bike WALIKOTA CUP GRAND FINAL KEJURNAS DRAG BIKE 2016 : Dwi Prasetya jawara...
Masuk
Selamat Datang! Masuk ke akun Anda
Lupa kata sandi Anda? mendapatkan bantuan
Term Of Service
Pemulihan password
Memulihkan kata sandi anda
Sebuah kata sandi akan dikirimkan ke email Anda.

