OtomotifZone.com – Cirebon. Apa jadinya jika ada Polisi terkena racun modif bergenre custom, seperti terlihat pada wujud Yamaha Scorpio rakitan tahun 2007 ini. Aldiliyanto Tri Anggan, sosok yang berprofesi sebagai anggota Kepolisian berasal dari Bandung, Jawa Barat, namun bertugas di Aceh, tertarik dengan ubahan motor model chopper.
Profil pemilik motor berkelir merah candy ini diceritakan oleh Muhammad Hilfi, punggawa Kabla Kustom, bengkel modifikasi di Jl. Raya Lemahabang, No. 16, Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Menurut Hilfi, pak Polisi ini terkena racun modif karena temannya yang lebih dahulu order motor custom di gerai milik Hilfi tersebut.

“Yang punya motor ingin agar Yamaha Scorpio miliknya itu dirombak dengan bentuk chopper, karena tampilannya cukup berkesan gentle. Apalagi desain bentuk khas chopper memang dirasa sangat unik dan lebih klasik,” cuap Hilfi, pemilik dan builder Kabla Kustom.
Semua bagian asli bawaan motor terpaksa ganti baru dan ulang lagi konstruksinya. Kerangka tulang alias sasis dibikin anyar full frame, mulai dari rangka depan dan belakang lalu mounting dan yang lainnya dengan model rigid alias tanpa ada sokbreker belakang. Untuk bahan sasisnya ini, Hilfi gunakan dari besi seamless ukuran 25,5 mm dan dengan tebal 3 mm.

Wadah penampung bahan bakar atau tangki dibentuk model bulat agak kecil, bahannya pakai plat galvanis ukuran 1,2 mm. Kemudian untuk setang, Hilfi terapkan dari bahan seamless dengan ukuran sekitar 22,5 mm. Bentuk setang dirancang sesuai acuan chopper namun tidak terlalu tinggi, dan masih nyaman saat dibawa riding.

Alas duduk pengendara dan boncenger alias jok, di desain model berundak dan terdapat senderan di bagian belakangnya dengan ditambah besi sissy bar. Sehingga posisi jok belakang nampak lebih tinggi dari bagian depan.
“Untuk perangkat detail lainnya yang menempel di motor, disesuaikan juga model acuan khas chopper. Seperti wadah kelistrikan model tabung di bagian tengah, serta knalpot yang menjulang tinggi hampir sejajar dengan jok belakang,” kata Hilfi, dengan logat kental ala Cerbon ini. Hehehe

Kelar digarap, motor ini justru langsung di kirim ke Bandung. Anggan yang masih berdinas di Aceh, tentu belum bisa merasakan sensasi naik motor chopper idamannya itu. Namun hasil yang didapat meski hanya dari kiriman foto si Kalajengking ini, sudah membuatnya puas.
“Mungkin suatu saat nanti pas ada kesempatan untuk pulang kampung, si pemilik bisa seliweran naik chopper yang jadi impiannya itu,” kekeh Hilfi.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth
Data modifikasi :
Sokbreker depan : Ori Scorpio
Pelek depan : DID 1.60×21
Pelek belakang : DID 2.50×17
Ban depan : Swallow 300-21
Ban belakang : Swallow 450-17




