Beranda Headline Yandi Irawan Bintang Road Race Masa Depan Dari Kalimantan Selatan

Yandi Irawan Bintang Road Race Masa Depan Dari Kalimantan Selatan

0
4319
Yandi Irawan (depan) bersama Ian 'Ntel
Yandi Irawan (depan) bersama Ian 'Ntel

OtomotifZone.com-Palangkaraya. Gelaran Kejurnas MotoPrix region 4 Kalimantan putaran 4 2018 di Sirkuit Sabaru Palangkaraya Kalimantan Tengah Minggu kemaren (9/9) mengusik OZ untuk kepoin pembalap imut saat laga final pemula B.

OZ mengamati hasil jepretan saat pembalap tersebut tergantung kaki kanannya saat motor yang ditungganginya bermanuver kearah kiri track sepanjang 1700 meter,  beberapa kali penulis mengabadikan gambar pembalap ini, ternyata kepoannya berbuah hasil menarik untuk diulas.

Sang empunya kaki menggantung gak sampai di footstep adalah Yandi Irawan, pembalap yang baru turun 2 kali diajang road race ini cukup mencuri perhatian, para rivalnya bertubuh atletis dan tinggi untuk umur kelas pemula B, yandi justru sangat jauh dibawah rata pembalap lainnya.

Yandi Irawan bermanuver meski kaki belum sampi pijakan
Yandi Irawan bermanuver meski kaki belum sampi pijakan

Pelajar kelas 5 SD  Sungai Ulin Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini memang masih tergolong pendatang baru, namun nyalinya patut diacungi jempol, dibawah asuhan Iyan ‘ntel ini, saat perhelatan HDC disirkuit yang sama minggu sebelumnya berhasil meraih podium 5.

kelahiran Kalimantan Timur Umur 10 tahun lalu ini memang sangat menjanjikan dibeberapa tahun mendatang, jika mendapat mentoring yang terus menerus dan mengikuti event-event berkualitas, penyuka gaya VR46 ini akan menjadi asset Kalimantan dimasa depan.

Yandi Irawan dan crew
Yandi Irawan dan crew

Kenapa tertarik ikut balapan?

“Saya ingin seperti Rossi, dan kebetulan Yanda Irawan itu abang saya yang berguru di Hendriansyah  menjadi panutan saya”, jelas Yandi malu-malu.

“Pocket bike adalah awal mula saya mengajari Yanti tertarik balap, terus saya  ajarin motor bebek, dan dievent kejurnas ini Yandi saya gembleng fisiknya untuk turun di kelas Pemula B dan sonic 150 std show room.” papar Iyan ‘Ntel.

Jika kelas Pemula B terus banyak peminat, region 4 tidak akan pernah kehabisan generasi penerus, dan gelaran Motoprix tidak akan pernah sepi, bisa jadi akan memberikan kontribusi pembalap untuk bertarung diwilayah non Kalimantan seperti Aryanto Tarzan maupun Dicky ersa, siapa tau kan.

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses