OtomotifZone.com – Sentul. Zavian Fabrizio Santoso resmi menyandang status Juara Nasional Junior Rok Eshark Rok Cup Indonesia 2026. Gelar bergengsi tersebut diraih melalui perjuangan panjang dan penuh drama, terutama setelah dirinya sempat terkena diskualifikasi beberapa putaran sebelumnya.
Datang ke pekan final dengan satu target utama, Zavian akhirnya mampu membalikkan keadaan dan memastikan gelar juara nasional. Tidak hanya mendapatkan trofi, pebalap muda tersebut juga berhak atas hadiah uang tunai Rp20 juta serta tiket menuju South Garda, Italia, untuk mengikuti ROK Superfinal.
Dalam komentarnya setelah menyelesaikan rangkaian kompetisi, Zavian mengaku perjalanan menuju gelar juara nasional jauh dari kata mudah.

“Setelah terkena diskualifikasi beberapa putaran sebelumnya, kami datang ke final weekend dengan satu tujuan. Melawan segala kemungkinan, akhirnya kami resmi menjadi Juara Nasional!” ujar Zavian.
Drama bahkan kembali terjadi pada sesi Pre Final. Sejak lampu start padam, Zavian mengaku gokart yang dikendarainya tidak memberikan performa seperti yang diharapkan. Masalah mekanis membuatnya harus berjuang keras sepanjang balapan.
“Pre Final benar-benar menguji kami dengan cara yang tidak pernah kami bayangkan. Sejak lampu start padam, gokart tidak memberikan pace yang kami butuhkan. Setiap lap kami harus menghadapi masalah mekanis yang mengancam peluang kami untuk bertahan,” ungkapnya.
Namun, Zavian memilih tidak menyerah. Ia terus memacu gokart hingga batas maksimal demi mempertahankan peluang dalam perebutan gelar.
“Saya terus mendorong diri di lintasan, memaksa gokart sampai batas maksimal hanya untuk tetap berada dalam pertarungan,” lanjutnya.
Pada Final, Zavian kembali menunjukkan mental juaranya. Meski gagal meraih kemenangan dan harus puas finis di posisi kedua, hasil tersebut justru menjadi salah satu momen paling penting dalam perjalanannya menuju gelar nasional.
“Kami memang tidak menang di Final, tetapi berhasil finis P2 dalam pertarungan yang sangat ketat. Jaraknya bahkan kurang dari sepersepuluh detik. Namun, kami memenangkan perang,” tegas Zavian.
Finis kedua tersebut sudah cukup untuk mengunci posisi Zavian sebagai Junior Rok National Champion 2026.
Menurut Zavian, gelar tersebut bukan hanya miliknya seorang. Ia mempersembahkan keberhasilan tersebut untuk tim, keluarga, dan sang pelatih yang terus memberikan dukungan ketika situasi berada dalam kondisi sulit.
“Trofi ini milik tim saya yang luar biasa, keluarga saya, dan coach yang tidak pernah berhenti percaya kepada saya, bahkan ketika peluang kami sangat kecil,” katanya.
Zavian juga menegaskan bahwa perjalanan musim 2026 memberikan pelajaran penting mengenai arti seorang juara.
“Kami membuktikan bahwa seorang juara tidak ditentukan oleh balapan yang selalu sempurna. Juara ditentukan oleh bagaimana mereka bertarung melewati kekacauan,” pungkasnya.
Atas keberhasilan tersebut, Zavian kini akan membawa nama Indonesia ke panggung ROK Superfinal di South Garda, Italia. Gelar nasional sekaligus tiket ke Italia menjadi penutup manis dari musim yang penuh tantangan bagi pebalap muda tersebut.
Zavian turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, khususnya kedua orang tuanya Benny Zavcorp dan Vnesha, coach Muizz, serta seluruh tim yang telah bekerja keras sepanjang musim.
