OtomotifZone.com – Malang, Aben Racing tampil dengan nuansa berbeda pada ajang Black Drag Bike 2026 Seri Kedua di Malang. Tidak hanya mengandalkan dua pembalap andalannya, Joko Susanto (Joko Percil) dan Gerry Setyawan (Gery Percil), tim berwarna kuning tersebut juga membawa nama tim yang memiliki makna mendalam.
Pada putaran kali ini, tim asal Tangerang tersebut menggunakan nama DEGAR ABEN RACING GORDON RACETECH QTT RC3. Nama tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum Degar Iswaranzi, salah satu mekanik sekaligus kru terbaik Aben Racing yang baru saja berpulang.
Meski tampil dengan identitas baru, performa tim tetap impresif. Joko Percil dan Gery Percil sukses menggebrak persaingan di kelas paling bergengsi, Open Point (Seeded), membuktikan Aben Racing masih menjadi salah satu kekuatan utama di dunia drag bike nasional.
Manajer Aben Racing, Aris Atolo, mengungkapkan bahwa penyematan nama Degar di bagian depan nama tim merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama menjadi bagian dari keluarga besar Aben Racing.

“Kita mengenang salah satu crew terbaik kita, Bang Degar, yang belum lama ini meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Bang Degar adalah sosok mekanik dan crew yang telaten serta luar biasa. Sekarang dia memang sudah tidak bersama kita lagi di tim balap, tetapi kita tidak akan pernah melupakannya. Karena itu, nama beliau kami tempatkan paling depan pada nama tim balap kami,” ujar Aris Atolo.
Diketahui, Degar Iswaranzi meninggal dunia pada 10 Juli 2026 setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Selama ini, Degar dikenal sebagai kru balap Aben Racing dari RACETECH Performance yang memiliki dedikasi tinggi dan berperan penting dalam berbagai pencapaian tim.
Penggunaan nama DEGAR ABEN RACING GORDON RACETECH QTT RC3 menjadi simbol bahwa semangat, kerja keras, dan dedikasi Degar akan terus hidup bersama Aben Racing dalam setiap lintasan yang mereka jalani. Keputusan tersebut sekaligus menjadi penghormatan terakhir dari keluarga besar Yellow Genk kepada sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan tim.
