OtomotifZone.com – Jakarta, Masih banyak anggapan di kalangan pecinta balap bahwa motor listrik tidak diperbolehkan mengikuti ajang drag bike. Namun, anggapan tersebut ditepis langsung oleh Ketua Komisi Drag Bike IMI, Tomi Wijanarko.

Dalam perbincangan bersama tim redaksi mengenai perkembangan dunia drag bike di Indonesia, Tomi menjelaskan bahwa motor listrik pada dasarnya diperbolehkan mengikuti perlombaan. Bahkan, IMI telah menyiapkan regulasi yang mengatur keikutsertaan motor listrik di lintasan drag bike.

“Kenapa tidak boleh? Boleh dong. Mau main bracket juga boleh. Kalau mau dibuat kelas sendiri juga bisa karena kami dari IMI sudah membuat regulasinya. Jadi boleh motor listrik turun di Drag Bike,” ujar Tomi kepada tim redaksi.

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan anggapan bahwa motor listrik dilarang berkompetisi di ajang drag bike. Menurut Tomi, perkembangan teknologi kendaraan listrik justru menjadi hal yang harus diakomodasi dalam dunia balap nasional.

Dengan adanya regulasi resmi dari IMI, penyelenggara memiliki dasar untuk membuka kelas motor listrik, baik digabung dalam format tertentu seperti bracket maupun dibuatkan kelas khusus apabila jumlah pesertanya memadai.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa drag bike Indonesia terus mengikuti perkembangan teknologi otomotif. Kehadiran motor listrik di lintasan diharapkan dapat menambah warna baru dalam dunia balap sekaligus menjadi wadah bagi para penggemar dan tim yang ingin mengembangkan performa kendaraan listrik di arena kompetisi resmi.



