Beranda Headline Akmal Ashibli : Start Paling Buncit Finish Ke 3 Micro Max AMC...

Akmal Ashibli : Start Paling Buncit Finish Ke 3 Micro Max AMC Round 5 Perlis Malaysia

0
1043
Akmal M Ashibli start paling belakang mampu podium 3
Akmal M Ashibli start paling belakang mampu podium 3
Akmal M Ashibli start paling belakang mampu podium 3

OtomotifZone.com-Perlis Malaysia. Perjuangan Ponakan Zahir Ali dikelas Micro Max perlu diacungi 4 jempol sekaligus. Akmal M Ashibli namanya. Belum genap setahun turun di AMC 2014 dikelas Micro Max pembalap PDB TKM racing Jakarta ini sudah mulai terlihat saat heat 1 dan heat 2 dengan finish di urutan 5 meskipun saat Qtt hanya menempati urutan 9.

Keperkasaan pembalap nomer start 68 kembali ditunjukan saat pre final dengan memenangi pertarungan seru selama 15 lap dengan finish pertama mengungguli langganan juara asal negeri Jiran setelah sebelumnya dominasi team IS Racing dirusak oleh gaya balap seru Sergio Noor asal Riser Shadaff Kratingdaeng Jakarta yang bermain dengan manuver-manuver menegangkan membuat celah yang mampu dimaksimalkan Akmal untuk mendahului Alexandros Yamamoto asal Singapura sementara pembalap Indonesia ponakan Senna Noor dan adik Kandung Barrichello Noor harus finish diurutan 3.

Perjuangan Akmal sempat menjadi anti klimak ketika saat dilakukan pemerikasan oleh petugas scrutinering dianggap menyalahi aturan dengan merubah daleman karburator tunggangannya dan dinyatakan DQ oleh 1 petugas scruut meskipun 2 petugas lainnya menyataan OK.

Luapan kegembiraan saat Finish di posisi 3 Final Micro Max
Luapan kegembiraan saat Finish di posisi 3 Final Micro Max

Tindakan Diskualifikasi tidak serta merta mental dan semangat Akmal Down dan lunglai serta lemas. Saat Final Pembalap PDB TKM Racing ini harus mulai start balap diposisi paling buncit alias paling buntut dari total 19 starter dikelas Micro Max.

Keuntungan didapat saat race dinyatakan oke dan seluruh pembalap memasuki tikungan pertama, Akmal cukup sabar untuk menunggu pembalap lainnya saling mendahuli dan lepas saat keluar tikungan pertama padahal sirkuit dalam kondisi basah dan licin membuat beberapa pembalap belia sliding dan menumpuk disisi kiri sirkuit.

Awal crash tikungan pertama di lap awal disitulah perjungan keras anak buah Dicky “jambret” Setiawan mulai menampakkan hasil sempurna. Satu demi satu pembalap yang selama ini mengasapi dirinya dirace-race sebelumnya harus angkat topi tinggi-tinggi dengan perjuangan gigihnya lap demi lap.

Arsh Johany dan pembalap IS Racing Malaysia yang selama ini sulit ditembus karena aksi balap ular ini sempat kerepotan menghadapi  gempuran demi gempuran, over taking dahsyat dibeberapa tikungan, namun licinnya sirkuit dan berfikir menyelamatkan dan meraih point Akmal harus merelakan posisi 2 lepas diambil Arsh Johany dengan selirih beda duluan hidung gokart menyentuh garis finish.

“awalnya saya sangat kecewa dengan diskualifikasi saat pre final, namun motivasi saya serta pompaan motivasi dari team dan orang tua membuat saya kembali semangat dan membuktikan memang gokart saya kencang dan mampu membuktikan saya juga bisa menjadi juara” bangga Akmal saat setelah penyerahan trophy juara.

Ciuman kebagahiaan Dic Se
Ciuman kebagahiaan Dic Se

Kemenangan Akmal kali juga menjadi kado paling istimewa bagi Manager Team Dicky Setiawan.” terima kasih ya Tuhan, kemenangan Akmal di Perlis Malaysia menjadi kado Ulang tahun saya mas, saya sangat terharu dan lemes melihat pertarungan sengit Akmal yang harus bertarung keras menyusul satu demi satu lawannya dari posisi paling belakang, saya menangis bahagia atas kemenangan ini” bangga Dic Se sambil bergetar tangannya.

Start paling buncit tidak membuat pembalap patah semangat….. keyakinan itu sangat perlu bagi pembalap petarung sejati.. Semangat dan motivasi sangat perlu…..

selamat dan TOP BGT.

Penulis : Edi Batrawan | Foto : Edi Imola