OtomotifZone.com-Garut. Garut, kota dodol yang cukup terkenal kembali bikin geger, sirkuit non permanen alias sirkuit dadakan diseputar alun-alun kota Garut menjadi sorotan publik, setelah Sabtu-Minggu, 28-29 Oktober 2023 kemarin berhasil mendatangkan penonton lebih dari 3500 pasang mata.
Sirkuit Jl. Jend. Ahmad Yani yang mengitari seputaran alun-alun, LP Garut dan pusat perkantoran dan pertokoan ditutup sementara untuk gelaran dengan tajuk IMI Garut Open Road Race 2023″.
Setelah tertidur selama 12 tahun, tepatnya sirkuit non permanen legendaris kota Garut ini terakhir menggelar ditempat yang sama pada tahun 2011, dimana Montezs Sport Club, club produktif saat itu menggelar diarea yang sama cuma gate start yang berbeda posisi.
Event yang menggelar 26 kelas ini diserbu 499 starter, meski terbilang kurang membludak dari jumlah starter jika dihitung dengan jumlah kelas, namun animo pembalap lokal wilayah dan juga pembalap senior Jawa Barat turun gunung.
Rasa kangen dengan sirkuit legenda ini memang terlihat, rasa lelah IMI Pengcab Garut yang baru seumur jagung dilantik ini langsung bikin gebrakan, Banyu Bening sebagai klub senior dikota intan ini patut diberi apresiasi, persiapan matang selama 2 bulan ini berhasil menepis anggapan miring dan rasa kekhawatiran kelayakan sirkuit pasar senggol.

Terbukti hingga seluruh rangkaian race digelar, secara garis besar berjalan lancar dan mulus, “Syukur Alhamdulillah event IMI Garut Open Road Race 2023 berlangsung lancar, aman dan tertib, persiapan panjang 2 bulan, rasa lelah sirna setelah race terakhir usai, semua happy, terima kasih untuk IMI Jabar, Stakeholder pemangku kebijakan kabupaten Garut, Pengurus masjid Agung Garut, pemilik toko diseputaran venue dan warga kota Garut dan sekitarnya, terima kasih yang tak terhingga untuk seluruh team, pembalap dan penonton.”, jelas Dado panggilan ketua panitia Ihsan Nugraha Azi.
“Ini salah satu program kerja kami disamping kegiatan otomotif lainnya setelah IMI Pengcab Garut dilantik, kegiatan ini kami gelar agar kembali menggairahkan kegiatan motorsport di Garut, tentunya juga dengan digelarnya event ini harapan kami, IMI Garut juga membantu mengarahkan generasi muda untuk tidak balap liar dijalanan yang tentunya sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain, dan juga kami berharap, melihat animo pembalap lokal Garut dan penonton yang begitu tinggi, kedepannya Garut punya sirkuit permanen yang layak dan memenuhi syarat regulasi kejurnas”, papar Yuda Prawira, ketua Pengcab IMI Garut, diamini Desti N Syafiyyah, ketua harian Pengcab IMI Garut.
Sebetulnya Garut sudah ada sirkuit Dewis, namun memang peruntukannya bagus untuk latihan, dan belum bisa untuk kompetisi murni dengan klasifikasi kelas yang sudah digelar dievent kejurnas.
Ayo kapan ada sirkuit permanen di kabupaten Garut…???




