
OtomotifZone.com-Sepang, Malaysia. Sejak keikutsertaan diajang Asia ditahun 2012 hingga sekarang, pembalap MBG Racing Kalteng Julio Prost baru pertama kalinya mengenyam menjadi juara pertama, puncak tertinggi kelas Senior Max. Hasil ini diraih saat final Senior Max ajang AMC round 1 2015 yang baru digelar Minggu kemaren (15/3) di Sepang Int’l Karting Circuit Malaysia.
Perjuangan Julio meraih impian dan memecahkan telor ini diraih sangat berat. performa mesin dan kondisi badan yang tidak fit karena demam dan muntah-muntah hari Sabtunya cukup mempengaruhi penampilan terbaiknya, puncaknya terjadi saat heat 1 berlangsung, baru saja race dimulai, Julio harus mengubur nasibnya tampil habis-habisan untuk menempati grid terdepan heat 2 hingga final.

Mengalami tabrakan di tikungan maut mickey mouse lepas start membuatnya harus merelakan persaingan 19 pegokart Asia menjadi yang terbaik dikelasnya. Hasil nihil di heat 1 akhirnya dibalas dengan penampilan menawan di heat 2, merangsek dan melakukan tekanan maksimal terhadap pembalap didepannya, gokart setingan Sudin ini akhirnya mampu mempersempit jarak dengan pembalap didepan lainnya dan memperkecil selisih point dan finish diurutan 6.
Hasil tersebut menempatkan dirinya start diposisi 9 saat prefinal dan dengan kepercayaan dirinya yang tinggi serta kencangnya gokart yang dipegangnya akhirnya mampu finish barisan depan dan menempati posisi 3 saat final. peluang semakin besar ketika grid 3 dia peroleh, Julio begitu yakin akan performanya akhirnya dibuktikan dengan memanfaatkan keruwetan saat memasuki tikungan pertama, saingan terdepan Eric Louis melesat, sementara David Sitanala yang juga calon juara harus merelakan posisinya terjepit diurutan 7 karena lambat start dan posisi pertama terlalu jauh meninggalkan yang lainnya saat keluar tikungan terakhir.

Dari info yang OZ dengan lewat radio RC akhirnya benar bahwa Eric mendapat pinalty 10 detik karena dianggap jump start, membuat dirinya semakin putus asa dan membuat Julio Prost makin kesetanan untuk meyakinkan Hadi Prost sang Ayah dan team yang memberi semangat di sisi lintasan dan hingga bendera finish dikibarkan pembalap ganteng ini akhirnya menjadi jawara pertama sekaligus podium pertamanya diajang AMC.
“Alhamdulillah ini podium pertama aku, pecah telor selama 3 tahun, meski saya masih kurang fit akibat muntah-muntah dan demam, saya bisa membuktikan kerja keras mekanik dan saya memberikan yang terbaik” bangga Julio prost
Sementara David Sitanala yang dalam balap AMC kali ini bergabung diteam Nizra Motorsport Malaysia mendapat keuntungan naik peringkat menjadi juara 2 setelah keputusan juri Eric mendapat hukuman meski pembalap Malaysia ini finish diurutan 2.
Selamat Jul.. akhirnya telornya pecah dan belum busuk ya….
Penulis : Edi Batrawan |photo : Edmol

