Beranda News Antara Federal Mobil, Emisi Buruk dan Euro 4

Antara Federal Mobil, Emisi Buruk dan Euro 4

0
201

OtomotifZone.com – Cilegon. Berdasarkan survey yang dilakukan lembaga independen, menurut Patrick Adhiatmadja, President Director MPM Lubricants menyampaikan ambang batas emisi paling buruk di dunia diraih Beijing, China dengan nilai 169. Dan posisi ketiga ditempati kota Dhaka, Bangladesh dengan nilai 151.

Lalu kota manakah yang menempati posisi kedua di dunia yang menampati ambang batas emisi paling buruk se-jagad? “Ini yang sangat memprihatinkan buat kita semua. Ternyata posisi kedua diraih Jakarta, dengan nilai 152. Data ini diambil Senin kemarin (7/5) oleh salah satu badan independen yang concern dalam hal ini,” ucap Patrick. Berdasarkan survey tersebut, berarti DKI Jakarta masuk kategori kota Unhealty.

Dalam upaya mengurangi emisi buruk, negara Eropa yang tergabung dalam Uni Eropa (European Union – EU) membuat standar emisi gas buang. Sejumlah negara saat ini sudah menerapkan standar emisi Euro 6 sejak 2014, sedangkan Indonesia di tahun ini masih menerapkan standar emisi Euro 2. “Padahal Euro 2 di negara lain sudah sejak 1996. Kondisi ini membuat Indonesia setara dengan negara Afrika dan Timur Tengah,” tukas Patrick.

Ketika tahun 2018 pemerintah akan menerapkan Euro 4, berdasarkan keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.141/2003 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, maka Federal Mobil Lubricants sebagai bagian dari MPM Lubricants PT Federal Karyatama menyambut baik hal tersebut.

“Sesuai data yang kami peroleh, di Indonesia jumlah kendaraan bermotornya sebanyak 12% ditempati Passenger Cars. Sementara 88% masih ditempati gabungan antara Kendaraan Niaga dan Sepeda Motor. Adapun dari seluruh jumlah kendaraan bermotor yang berada di negara Indonesia, menurut data yang kami dapatkan, tiga perempatnya ‘tumplek’ berada di Pulau Jawa,” papar Patrick.

Menyikapi hal tersebut, Federal Mobil Lubricants yang hadir sejak 2015, dan telah menempati posisi 5 besar produk pelumas berdasarkan aktivasi penetrasi pasar yang dilakukannya (rilis data riset lembaga independen), terus mempersiapkan diri. “Federal Mobil Lubricants selalu berinovasi menciptakan produk dengan terobosan terbaru. Desain oli mobil dengan API SN yang sudah dimiliki Federal Mobil, telah melengkapi varian produk bensin. Untuk dapat memenuhi standar emisi Euro 4 yang akan segera ditetapkan pemerintah dalam waktu dekat di tahun ini,” ujar Adrian Baskoro, Vice President Director MPM Lubricants.

Memang untuk realisasi produknya, lelaki yang berpenampilan nyentrik dengan rambut sedikit panjang dan keriting ini mengatakan, Federal Mobil Lubricants Euro4 baru akan diproduksi dan dipasarkan sekitar bulan September 2018. “Nanti produk baru tersebut pada kemasannya akan tertulis ‘Euro 4 Ready’, menandakan bahwa pelumas tersebut sudah siap dan sesuai untuk memenuhi standar emisi Euro 4.

Meski begitu, Adrian kembali mengatakan, saat ini semua produk Federal Mobil Lubricants, bahkan Federal Oil Lubricants sudah bersertifikasi SNI. Menjadikannya produk yang ramah lingkungan, dan juga ramah bagi konsumen. “Memang sementara ini produk Federal Oil Lubricants masih belum kami persiapkan untuk menyambut standar emisi Euro 4. Tapi pasti ke depannya kami persiapkan untuk mengarah ke sana,” tutupnya.

Naskah & Foto : Alun Segoro

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses