OtomotifZone.com – Tangerang. Sukses memecahkan Kota Palembang dan Medan beberapa waktu lalu dengan 25.000 pengunjung di dua kota tersebut. Giliran Jabodetabek, yang diwakili Kota Tangerang, kebagian seri ke-3 ajang bergengsi Suryanation Motorland Battle 2018. Putaran ketiga event custom culture yang tahun ini mengusung tema ‘Live to Inspire’ berlangsung di Lanud Skadron 21/Sena, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Sabtu (12/5). Lanud TNI AU itu menjadi saksi bisu kemeriahan event custom yang sudah masuk tahun ke-4 penyelenggaraan.
Dalam setiap gelaran Suryanation Motorland Battle, banyak aktiitas menarik. Salah satunya adalah Custom Bike Contest. Dimana tahun ini tercatat 107 motor custom yang menjadi peserta di lokasi Pondok Cabe in. Memang jumlahnya terkoreksi dibanding tahun lalu yang tercatat mencapai 114 kontestan. “Jumlah 107 peserta karena sudah mengalami proses scrutineering yang ketat di awal. Jadi yang lolos benar-benar merupakan kontestan pilihan,” ujar Ferry Ariawan, Suryanation Motorland Commitee PT Gudang Garam Tbk.

Hal senada disampaikan Lulut T Wahyudi, builder papan atas Tanah Air dari Retro Classic Cycle Yogyakarta. “Dewan juri semakin melihat peserta yang berani berkarya tanpa terpaku aturan baku. Kami tak akan meloloskan peserta yang hanya mencontoh gaya Italia, gaya Jepang dan lainnya,” terang pria berkacamata ini. Builder yang sudah menjadi juri sejak event Suryanation Motorland pertama kali digelar ini berharap para builder peserta kontes custom tampil lebih percaya diri, dengan karakter budaya lokal. Seperti grafis bermotif kain ulos, dan lainnya.
“Ada contoh motor warna hijau di sini, yang seakan berani lintas dimensi waktu. Meng-custom motor sport berbasis mesin teknologi injeksi masa kini, menjadi motor balap era masa lampau bergaya Boardtracker. Bikin builder luar negeri geleng-geleng kepala, takjub,” tutur Lulut. Sementara Megy Yuana Tama dari bengkel Rockers Motorcycle Custom Bengkulu, yang ikut hadir di seri ketiga Tangerang mengatakan, peserta Custom Bike Contest di seri ini bagus-bagus.

“Mungkin karena di seri Tangerang banyak merupakan builder lama,” terang Megy yang bengkelnya pernah dua kali diliput media luar negeri ini. Ketika berlangsung seri Medan lalu, ia meraih juara di sejumlah kelas yang diperlombakan. Ini tahun ketiga Megy ikut Suryanation Motorland Battle. “Sering ikut, karena ingin memperkenalkan Bengkulu. Karena kami juga punya sejumlah builder potensial,” imbuh Megy. Ia berharap Bengkulu bisa dikunjungi Suryanation Motorland Garage, bahkan Suryanation Motorland Battle. Semoga ya bro.
Naskah & Foto : Alun Segoro

