OtomotifZone.com – Malaysia, Azroy Hakeem Anuar mencuri perhatian pada putaran keenam PETRONAS MAM Malaysian Cub Prix 2026. Pembalap andalan HONDA CASTROL POWER1 YUZY RACING tersebut tampil fenomenal di LYL International Karting Circuit, Sabtu (10/10/2026), dengan menjadi satu-satunya pembalap kelas CP150 yang berhasil menembus catatan waktu 1 menit 11 detik.
Azroy mengukir waktu fantastis 1 menit 10,971 detik saat menjalani sesi Kelayakan 1 Grup A. Catatan tersebut menempatkannya di puncak klasemen gabungan kualifikasi sekaligus memperlihatkan potensi besar Honda dalam menghadapi persaingan putaran keenam musim ini.
Kecepatan Azroy menjadi sorotan lantaran para rivalnya belum mampu menembus batas waktu tersebut. Di tengah karakter sirkuit yang teknis, pembalap Honda itu mampu menemukan kombinasi kecepatan dan pengendalian motor yang membuatnya unggul dalam perburuan posisi start.
Kasma Daniel Mengintai, Honda Kuasai Lima Besar
Ancaman terdekat datang dari Kasma Daniel Kasmayudin, pembalap PETRONAS SPRINTA YAMAHA MAJU MOTOR. Kasma mencatatkan waktu 1 menit 11,395 detik untuk menempati posisi kedua tercepat secara keseluruhan.
Selisih 0,424 detik memisahkan kedua pembalap tersebut. Persaingan Azroy dan Kasma pun berpotensi menjadi salah satu duel yang paling menarik untuk disaksikan pada balapan final.
Dominasi Honda juga terlihat dari komposisi lima besar. HONDA CASTROL POWER1 YUZY RACING berhasil menempatkan tiga pembalapnya di posisi lima teratas.
Shahrol Syazras Shahrol Yuzy menempati posisi keempat dengan waktu 1 menit 12,139 detik, sedangkan Ahmad Darwisy Ahmad Sahir berada di posisi kelima melalui catatan 1 menit 12,171 detik.
Di antara mereka, Md Farish Hafiy Farid Sezli dari IDEMITSU HONDA YAM RACING sukses menyelip ke posisi ketiga. Setelah membukukan 1 menit 12,292 detik pada Kelayakan 1 Grup B, Farish mempertajam waktunya menjadi 1 menit 11,917 detik pada Kelayakan 2.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan antartim Honda yang juga menarik, sekaligus memberikan gambaran bahwa perebutan podium CP150 tidak hanya akan bertumpu pada duel Azroy melawan Kasma.
Azroy Tak Mau Terbuai Catatan Waktu
Meski menjadi satu-satunya pembalap yang menembus 1 menit 11 detik, Azroy tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut. Baginya, catatan waktu kualifikasi bukan jaminan kemenangan karena kondisi lintasan dapat berubah antara sesi sore dan malam.
Azroy mengungkapkan bahwa timnya harus memahami karakter lintasan sekaligus menjaga kepercayaan diri terhadap performa ban.
“Secara keseluruhan, dari sesi latihan, Kelayakan 1 dan Kelayakan 2 tadi, trek dalam keadaan yang berbeda-beda. Bagi saya, pelarasan motosikal siang dan malam tidak jauh berbeza, cuma bila waktu malam kita perlu ada keyakinan yang lebih dan kepercayaan kepada tayar,” ujar Azroy.
Ia mengaku bersyukur karena seluruh penyesuaian yang dilakukan memberikan hasil positif. Setelan motor yang digunakan saat kualifikasi juga dinilai sudah cukup kompetitif untuk menghadapi balapan berikutnya.
“Walaupun muncul satu-satunya pelumba yang mencatat 1:10s, tetapi ia tidak begitu bermakna bagi saya. Walaupun sememangnya pantas, sesi Kelayakan 1 tadi adalah pada waktu petang. Sesi Kelayakan 2 pada malam ini yang paling penting, dan saya rasa keserasian dengan motosikal adalah positif,” tambahnya.
Super Pole Jadi Penentu, Final Menanti!
Fokus Azroy kini beralih ke rangkaian kegiatan berikutnya, mulai dari sesi pemanasan, Super Pole, hingga balapan final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026).
Dengan catatan kualifikasi terbaik dan dukungan motor yang kompetitif, Azroy memiliki modal kuat untuk menghadapi para pesaingnya. Namun, ia tetap perlu menjaga konsistensi karena Kasma Daniel dan Farish Hafiy berpotensi memberikan tekanan sejak awal balapan.
Satu hal yang sudah pasti, performa Azroy di LYL International Karting Circuit telah mengirimkan sinyal kuat kepada para rivalnya. Honda Castrol Power1 Yuzy Racing datang dengan kecepatan yang menjanjikan, sementara Azroy membawa kepercayaan diri tinggi untuk memburu hasil maksimal pada putaran keenam Malaysian Cub Prix 2026.
Kini, pembuktian sesungguhnya menanti di lintasan balap. Mampukah Azroy mengubah keunggulan kualifikasi menjadi kemenangan di kelas CP150? [Foto:MCP]

