OtomotifZone.com – Semarang – Seri pertama Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang (3 Mei 2026), menjadi panggung pembuktian bagi mekanik kawakan Aris Wijaya. Lewat tangan dinginnya, Ninja TU 155cc garapannya sukses menguasai kelas bergengsi Sport 2T TU 155cc 120kg Open Point.
Dragbiker andalan Raka Komang yang membawa bendera tim Fanterra Racing Exhaust FTR17 Wijaya, tampil sangat kompetitif. Pembalap asal Banyuwangi ini berhasil menuntaskan balapan dengan mulus dan mencatatkan waktu tajam 06.784 detik.
Catatan waktu tersebut menjadi yang terbaik sekaligus tidak mampu dikejar oleh 21 starter lainnya di kelas tersebut. Posisi kedua ditempati oleh Nanda Kotak dengan waktu 06.805 detik, disusul rekan setim Raka, yakni Adit Coco di posisi ketiga dengan 06.813 detik.
Keberhasilan ini bukanlah hasil instan. Aris Wijaya mengungkapkan bahwa ia telah melakoni tahap demi tahap demi mematangkan proyek ambisius ini, terutama untuk menyesuaikan dengan regulasi terbaru musim balap 2026.

Menurut Aris, sektor mesin mendapatkan perhatian ekstra melalui riset yang memakan waktu cukup lama.
”Kita mencari-cari terus mas apa yang harus dioptimalkan. Gonta-ganti silinder head/Kop ini sering banget. Terus kita cari juga di sektor lubang exhaust, di sini kita rubah arah portingannya,” ungkap Aris Wijaya.
Tidak hanya sektor mekanis, bagian kelistrikan pun tak luput dari ubahan. Aris melakukan kalibrasi ulang pada sektor pengapian untuk mendapatkan tenaga yang maksimal di lintasan 201 meter.
”Di sektor pengapian kita juga mencari lagi mas, kita rubah timing pengapiannya agar bisa maksimal,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi modal kuat bagi tim Wijaya Racing untuk menatap seri-seri selanjutnya di musim 2026, sekaligus membuktikan bahwa riset mendalam pada detail porting dan pengapian adalah kunci konsistensi di kelas “Ninja Standar” maupun “Ninja TU”.


