
OtomotifZone.com – Surabaya. PT Brigestone Tire Indonesia kembali mengeluarkan satu produk andalannya yaitu Ecopia. Hal ini terkait dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Dengan memakai produk baru tersebut, diharapkan masyarakat mampu menghemat konsumsi BBM.
Untuk membuktikan keunggulan produknya, Bridgestone Tire Indonesia menggelar program Ecopia Go Indonesia selama sembilan hari, yang dilakukan dari tanggal 12 sampai 20 September 2014 dengan menempuh jarak sekitar 1.687kilometer. Disini tim menguji seberapa banyak bahan bakar yang dapat dihemat dengan menggunakan ban Ecopia jenis EP150.
Tim penguji beranggotakan pengemudi profesional yang menggunakan tiga mobil dengan kondisi dan tipe yang sama, dan menggunakan tiga jenis ban berbeda termasuk dari kompetitor. Dalam perjalanan uji cobanya, tim Ecopia Go Indonesia mengunjungi tujuh kota besar, yaitu Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, Semarang, dan Cirebon.
Saat memasuki kota Surabaya pada Selasa (16/7) kemarin di Hotel JW Marriot, tim Ecopia Go Indonesia telah menyelesaikan separuh perjalanan. Dari hasil sementara, kendaraan yang menggunakan ban Ecopia terbukti lebih irit konsumsi BBMnya dibanding dua kendaraan yang menggunakan ban kompetitor.
“Hasil sementara yang didapat dengan alat Kiwi meter menggunakan metode full to full. Perjalanan Madiun-Surabaya dengan menempuh jarak 173km, mobil yang menggunakan ban Ecopia hanya menghabiskan 8,5 liter, sementara dua kompetitor lain masing-masing menghabiskan 9,88 liter dan 11 liter. Ketiga mobil menggunakan BBM jenis Pertamax Plus,” jelas Yasuhiro Ukegawa, Direktur Sales dan Marketing PT Bridgestone Tire Indonesia saat menggelar jumpa wartawan.
“Pengujian ini juga akan fokus pada penguatan citra ban Ecopia yang hemat bahan bakar, karena hasil akhir pengetesan akan menunjukan data yang tingkat akurasinya tinggi terhadap bagaimana Ecopia bisa berkontribusi untuk menghemat bahan bakar,” tambah Ukegawa.
“Ecopia EP150, memberikan nilai tambah dan keuntungan yang nyata kepada seluruh pengendara di Indonesia dengan tingkat kehematan energi dan ramah lingkungan yang tinggi. Selain itu rendahnya hambatan gulir(rolling resistance) pada ban yang pada gilirannya mengurangi emisi gas buang CO2 semakin mengukuhkan ban ini sebagai ban ramah lingkungan yang cocok digunakan bagi keluarga kita dan untuk masa depan,” tutup Ukegawa.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

