OtomotifZone.com – Medan. Medan kembali terpilih menjadi salah satu penyelenggara event tahunan yaitu Yamaha Cup Race. Dimana diajang ini nantinya akan menampilkan banyak pembalap dan team Pabrikan Yamaha terbaik di daerah Sumatera. Team – team pabrikan Yamaha tahun ini patut waspada pada pergerakan team privater yang notabene merupakan team kuda hitam. Team kuda hitam yang patut diperhitungkan untuk kalangan team sekaliber team pabrikan saat ini untuk region 1 Sumatera kami tujukan kepada team BTKS (Batak Siantar) Racing Team. Team privater dengan segudang prestasi akan kembali memberikan aksi memukau di hadapan penonton di Sirkuit IMI SUMUT (1-2) minggu ini , pada event tahunan Yamaha Cup Race 2013.
T
eam yang digagasin oleh Roy Siregar ini siap mengobrak – abrik peta kekuatan team pabrikan pada Yamaha Cup Race. “Target untuk Yamaha Cup Race minggu ini tidak terlalu banyak yang penting kita bisa memberi sedikit tekanan kepada team pabrikan rasanya sudah cukup terasalah, ” ujar Roy Siregar owner BTKS saat dijumpai di markas BTKS Jl. Kenanga Raya, Pasar 6, Setia Budi, Medan.
Team kuda hitam yang satu ini memang identik dengan kuda karena sang pembalap Zefri Hadi merupakan seorang juragan muda penyewaan Kuda di daerah Brastagi, maka tak salah semua menyebutnya Zefri si Kuda. Ditanya masalah persiapan buat minggu ini Zefri mengungkapkan siap untuk tampil maksimal untuk meraih podium tertinggi. Dimana tahun lalu Zefri Hadi yang masih berstatus pembalap pemula juga sukses meraih mendominasi raihan poin di kelas MP4 dan bisa tampil bagus di Yogyakarta , yang mana akhirnya bisa menjadikan Zefri Hadi menjadi salah seorang pembalap perwakilan Indonesia pada event Yamaha Asean Cup Race di Filipina 2012. Setelah akhirnya dapat naik kelas ke seeded Zefri Hadi berniat mengulang suksesnya seperti tahun kemarin. Dilihat dari segi prestasi yang ditorehkan Zefri Hadi di level Kejurnas Motoprix untuk raihan poin sementara Zefri Hadi menduduki peringkat pertama di MP1 dan MP2. Whooo…!! Prestasi yang lumayan buat sebuah team privater.
Penulis : Devid Panjaitan | Foto :Â Devid Panjaitan



