OtomotifZone.com-Bandung. Meski menteri keuangan sudah diganti, plus iming-iming amnesti pajak kok ekonomi rasanya belum bergeliat. Gini-gini aja, eh dolar berapa ya? Emang situ punya dolar? Jaman lagi susah gak usah ngomong susah. Apalagi kita sudah merdeka, jangan ngeluh melulu. Apalagi mengeluh performa mesin lemot tapi kantong lagi kering. Tenang Coy, banyak cara menuju Roma, nggak ada pistol, bambu runcing pun jadi. Merdeka!!
SIDE GAP ELECTRODE

Ini tips paling gampang. Bahkan buat pemula. Siapkan busi biasa dengan elektroda model ‘J’. Elektroda J dianggap memiliki beberapa kekurangan. Pertama, bentuknya menjulur di atas elektroda tengah sehingga banyak area yang terekspos panas saat pembakaran terjadi. Kalau kepanasan, elektroda ini bisa berpijar dan memicu detonasi. Kedua, sholat malam diperbanyak. Halah ngaco, yang kedua, elektoda model ‘J’ menutupi sebagian ruangan busi, terutama saat terjadi pembakaran. Penyebaran api sedikit terhalang.

Solusinya ya dipotong. Caranya, cukup pakai tang. Buka elektroda dan potong kira-kira 3-4mm. Haluskan hasil potongan dengan amplas. Karena elektroda sudah disunat, posisi elektroda menjadi di samping elektoda tengah. Atur jarak gap di sekitar 0,7-0,8 mm. Gampang kan? Segampang menyunat anggaran.

BUSI TOTAL LOSS
Elektroda tengah busi yang berhubungan dengan cop busi, sama pabrikan biasanya diberi penghambat tegangan. Alias busi model resistor. Tujuannya untuk mengurangi efek spatter elektik yang mempengaruhi audio, terutama di mobil. Tetapi di motor, busi resistor dipakai untuk mengawetkan busi.

Namanya resistor berarti mengurangi arus yang masuk ke busi. Artinya mengurangi spark energy yang bakal keluar dari busi. Spark energi besar mempengaruhi kualitas pembakaran. Nah, biar serasa racing, arus dari koil bisa dibikin total loss. Caranya gampang kok.
Buka elektroda bagian belakang busi. Memang agak keras.Caranya, busi harus dijepit pakai tanggem dan elektroda belakang diputar pakai tang jepit. Ketika sudah terbuka, ada bubuk yang menjadi resistor. Buang bubuk putihnya.

Siapkan kabel tembaga tunggal sebagai pengganti bubuk putih. Ukur kebutuhan panjang kabel di lubang. Tutup kembali pakai elektrode. Beres.. Rasakan bedanya.

Penulis : Nometo Izaku | Foto : peachparts.com

