OtomotifZone.com, Selangor – Ajang balap gokart bergengsi INF1NITY IAME Series Asia 2026 Round 6 kelas Cadet yang berlangsung di LYL International Circuit menjadi saksi bisu ketangguhan mental dan kecepatan pembalap muda Indonesia. Mengusung bendera DRM Racing Team, Syabil Umar Basalamah sukses merengkuh podium kedua (Juara 2) pada balapan Final setelah melewati drama sejak sesi kualifikasi.
Perjalanan Syabil menuju podium tidaklah didapat dengan mudah. Berkompetisi dengan gokart bernomor 86, ia mengawali akhir pekan dengan menempati posisi ke-7 (P7) pada sesi Time Trial berkat torehan waktu 1:15.642. Pada babak penyisihan awal, performa Syabil cukup stabil dengan menyentuh garis finish di posisi ke-7 pada Heat 1 dan posisi ke-10 pada Heat 2.
Kecepatan asli Syabil mulai meledak dan mengancam lawan-lawannya saat memasuki sesi Super Heat pada Minggu pagi. Di sesi ini, ia melesat kencang dan mencetak waktu putaran 1:14.756, yang sekaligus memecahkan rekor waktu tercepat (Event Record) di sirkuit tersebut. Sayangnya, nasib kurang beruntung menimpanya saat ia harus menerima ganjaran penalti tambahan waktu 5 detik akibat pelanggaran Front Fairing (bumper depan turun), yang memaksanya turun ke posisi 13 pada hasil akhir Super Heat. Berdasarkan akumulasi poin keseluruhan (Intermediate Classification), Syabil harus memulai balapan puncak dari urutan ke-10 atau barisan kelima.
Memulai balapan Final dari posisi P10 tidak menyurutkan daya juang Syabil. Berlaga selama 14 putaran penuh tensi tinggi, ia tampil agresif melakukan rentetan overtaking brilian untuk membelah barisan tengah. Syabil berhasil merangsek hingga ke barisan terdepan dan menyentuh garis finish di posisi kedua, terpaut 3,748 detik dari rekan senegaranya, Muhammad Wibowo, yang mengunci gelar juara pertama.
Dominasi kecepatan Syabil di babak Final terekam sangat jelas pada data analisis. Ia menjadi pembalap tercepat di atas lintasan dengan menorehkan Best Lap 1:15.135 pada putaran kedelapan. Lebih fantastis lagi, Syabil merajai dua dari tiga sektor sirkuit, yakni mencetak waktu mutlak tercepat di Sector 1 (29.917 detik) dan Sector 3 (23.112 detik). Jika diakumulasikan, ia memiliki catatan Ideal Lap tercepat secara keseluruhan di angka 1:15.076.
Hasil cemerlang ini memastikan dominasi ganda Indonesia di podium tertinggi kelas Cadet, membuktikan bahwa talenta pembibitan balap Tanah Air sangat ditakuti di kancah persaingan roda empat level Asia.


